Usia Kehamilan Berapa Minggu Boleh Berhubungan Intim? – Berkeinginan untuk tetap berhubungan intim saat hamil merupakan hal yang wajar. Namun sebagai perempuan yang baru pertama kalinya hamil dan tentunya tidak punya pengalaman, Ibu tentu merasa khawatir. Terlebih banyak sekali rumor tentang ibu hamil dan berhubungan intim. 

Oleh karena itu, banyak yang bertanya-tanya apakah aman melakukan hubungan intim di saat kehamilan? Usia kehamilan berapa minggu boleh berhubungan? Apakah hal tersebut dapat membahayakan bayi yang ada di dalam kandungan atau tidak? Dan pertanyaan-pertanyaan lainnya. Nah, berikut telah kami rangkum beberapa informasi terkait untuk menjawab kekhawatiran Ibu. 

Usia kehamilan dan hubungan seks

Ilustrasi Pasangan Suami Istri

Ilustrasi Pasangan Suami Istri. Sumber: Pexels

Dilansir dari mayoclinic.org, bayi di dalam kandungan Ibu itu dilindungi oleh kantung ketuban, otot rahim yang kuat, dan lendir tebal yang menutup leher rahim. 

Jadi, berhubungan intim saat hamil tidak akan mengganggu atau membahayakan tumbuh kembang bayi di dalam kandungan. 

Lalu, usia kehamilan berapa minggu boleh berhubungan intim? Selama kehamilan sehat dan normal, Ibu boleh berhubungan intim kapan saja. Namun, menurut Halodoc, hubungan suami istri pada trimester awal dapat terjadinya kontraksi sehingga beresiko keguguran. 

Pada usia kehamilan 37-42 minggu, berhubungan intim juga sebaiknya dihindari karena kepala janin sudah memasuki panggul sehingga berhubungan intim dikhawatirkan menyebabkan pendarahan atau persalinan dini

Manfaat seks saat hamil

Selain aman, ternyata tetap berhubungan intim selama kehamilan memberikan banyak manfaat loh untuk Ibu. 

Melancarkan peredaran darah

Suplai darah Ibu selama kehamilan biasanya akan mengalami peningkatan. Namun, jika tidak dibarengi dengan sirkulasi yang lancar maka manfaatnya tidak akan dirasakan oleh bayi yang ada di kandungan Ibu. 

Nah, ternyata dengan melakukan hubungan intim saat hamil mampu melancarkan sirkulasi darah tubuh Ibu. Jika diibaratkan, berhubungan intim seperti olahraga yang mampu membakar kalori sehingga membuat badan ibu tetap ideal. 

Tentunya juga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan bayi Ibu. 

Meningkatkan kekebalan tubuh

Biasanya, kekebalan tubuh ibu hamil akan berkurang sehingga lebih mudah terkena penyakit. Oleh karena itu, dokter merekomendasikan pola dan gaya hidup yang sehat. 

Dengan melakukan hubungan intim dapat meningkatkan antibodi IgA yang baik untuk kekebalan tubuh. 

Mempermudah persalinan

Melakukan hubungan intim selama kehamilan secara teratur dapat membantu mengontraksi otot-otot panggul dan membuka serviks Ibu secara alami. Yang mana hal ini dapat membantu dalam persalinan normal, karena proses persalinan menjadi lebih mudah dan tidak memerlukan bantuan eksternal untuk mengeluarkan bayi.

Bahkan, beberapa dokter seringkali menyarankan pasangan suami istri untuk melakukan hubungan intim saat sudah dekat dengan waktu persalinan supaya terjadi induksi persalinan secara alami.

Aturan berhubungan intim yang aman saat hamil

Setelah bunda atau ayah mengetahui usia kehamilan berapa minggu boleh berhubungan intim, sekarang perlu juga mengetahui aturannya. Biarpun dinilai aman, tetap saja ada aturan-aturan yang perlu diperhatikan saat berhubungan intim saat hamil.

Posisi saat melakukan hubungan seks

Para ahli menyebutkan bahwa Ibu masih aman melakukan hubungan seks dengan posisi apa pun pada usia kehamilan 0—12 minggu. 

Namun, jika sudah memasuki minggu ke-12, posisi yang aman saat berhubungan intim adalah dengan menyamping atau duduk. 

Sebaiknya tidak lebih dari 3 kali per minggu

Perlu dipahami juga frekuensi berhubungan seksual saat hamil bukan sesuatu yang saklek. Namun, sebaiknya tidak lebih dari 3 kali per minggu. Pasalnya, terlalu sering berhubungan intim saat hamil dapat meningkatkan risiko terkena infeksi saluran kecing pada Ibu.

Tidak meniup udara ke dalam vagina

Jenis bercinta saat hamil seperti oral seks juga masih terbilang aman dilakukan selama kehamilan Ibu. Namun, ada baiknya untuk tidak meniupkan udara ke dalam vagina.

Karena dengan meniup udara ke dalam vagina dapat menyebabkan gelembung udara masuk ke dalam sirkulasi Ibu dan dapat membahayakan bayi.

Nah, itulah pembahasan mengenai usia kehamilan berapa minggu boleh  berhubungan intim. Sekarang Anda tinggal memahami bagaimana caranya menghitung usia kehamilan yang tepat. Meski tidak dilarang, pasangan mesti bijak ya karena hubungan intim saat hamil yang terlalu sering (misal 3-4 minggu) beresiko terjadinya infeksi saluran kencing yang harus segera diobati. Semoga bermanfaat, ya Bunda.