Manfaat dan Cara Pijat Bayi – Pijat bayi ternyata memiliki banyak sekali manfaat. Perlu diketahui bahwa dengan setiap sentuhan lembut yang diberikan akan membuat bayi merasa senang dan nyaman. Bahkan beberapa penelitian menunjukkan pijat bayi dapat meningkatkan pertumbuhan yang sehat, namun hal ini masih perlu diteliti lebih lanjut.

Masih belum yakin? Berikut kami rangkum informasi mengenai manfaat dan juga panduan cara pijat bayi yang benar.

Manfaat Pijat Bayi

manfaat pijat bayi

Membuat tidur lebih nyenyak

Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh Tiffany Field, PhD, di Touch Research Institutes, University of Miami School of Medicine, bayi dan balita dengan masalah susah tidur menunjukkan perubahan setelah dipijat oleh orang tuanya. Bayi dan balita tersebut dipijat selama 15 menit sebelum tidur yang dilakukan setiap hari selama sebulan. Hal ini lebih efektif jika dibandingkan dengan dongeng pengantar tidur. Bahkan, pijat membuat tidur bayi lebih nyenyak.

Merangsang hormon pertumbuhan

Manfaat pijat bayi selanjutnya yaitu merangsang hormon pertumbuhan. Di mana hormon ini dapat membuat bayi dengan berat badan kurang mengalami penambahan berat badan.

Dilansir dari healthywomen.org, Tiffany juga mempelajari pijat untuk bayi prematur. Dirinya menemukan bahwa bayi prematur yang dipijat tiga kali sehari selama 15 menit mengalami kenaikan berat badan sebanyak 47% lebih banyak dan meninggalkan rumah sakit rata-rata enam hari lebih awal dibandingkan bayi prematur yang tidak dipijat.

Mengurangi kadar bilirubin

Beberapa hari setelah lahir, warna kulit bayi bisa berubah menjadi kuning. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar bilirubin dalam tubuhnya. Sebuah penelitian menemukan bahwa pijat  bayi juga turut berpengaruh pada penurunan kadar bilirubin. Di mana bayi kuning yang dipijat selama 15—20 menit dan fototerapi akan mengalami perbaikan yang lebih cepat dibandingan dengan bayi yang mendapatkan fototerapi saja.

Meningkatkan fungsi keseluruhan saluran pencernaan

Kolik, sembelit, dan gas dapat menyebabkan banyak kesulitan bagi bayi dan tentunya Ibu. Nah, dengan pijat bayi yang tekniknya mudah dipelajari, Ibu dapat segera melancarkan pencernaan dan mengeluarkan gas yang membuat bayi merasa sakit dan tidak nyaman.

Meredakan rasa sakit dan ketidaknyamanan tumbuh gigi

Tumbuh gigi merupakan salah satu momen yang cukup menegangkan bayi dan Ibu. Di mana biasanya bayi merasa gusinya gatal dan bengkak, banyak mengeluarkan air liur, ruam di sekitar mulut, tidak nafsu makan, rewel, bahkan sampai demam.

Pijatan pada bayi dapat merangsang sistem saraf pusat untuk memproduksi lebih banyak endorfin, serotonin, dan kortisol. Di mana ketiga hormon ini dapat membuat bayi merasa lebih bahagia dan nyaman. Selain itu juga dapat mengurangi nyeri yang dirasakan oleh bayi.

Meningkatkan bonding atau hubungan emosional antara orang tua dan bayi

Pijat bayi adalah cara sederhana namun efektif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan bonding atau hubungan emosional antara orang tua dan bayi. Bahkan sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pijat bayi dapat mengurangi gejala depresi pasca melahirkan dan meningkatkan kepekaan Ibu terhadap kebutuhan bayinya.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk memulai pijat bayi?

International Association of Infant Massage (IAIM) menyarankan agar orang tua memperkenalkan sentuhan segera setelah bayi lahir. Makanya sekarang ini banyak Ibu dan Ayah suka melakukan sentuhan dengan menempatkan bayi di dada mereka, mempertemukan kulit ke kulit atau dikenal dengan metode kangguru.

Saat memeluk bayi, orang tua secara bertahap bisa memulai dengan membelai kaki dan punggungnya. Kemudian lanjutkan ke area lain seperti lengan. Nah, setelah telah beberapa minggu kelahiran, Ibu dapat mulai memijat bayi, ya.

Bagaimana cara pijat bayi yang benar?

Sebelum pijat bayi pastikan ruangan tempat pijat cukup hangat dan tenang karena pijat bayi yang baik dilakukan pada kondisi bayi tanpa pakaian. Yang perlu diingat, sebaiknya memijat bayi ketika bayi dalam keadaan terjaga, tidak mengantuk, dan sudah kenyang.

Kemudian, baringkan bayi dengan posisi telentang di atas selimut atau handuk. Gunakan minyak bayi (baby oil) atau krim bayi, lalu gosokkan di telapak tangan sampai terasa hangat. Setelah itu, lakukan langkah berikut:

  • Usap telapak kaki dan tangan bayi menggunakan ibu jari dari arah tumit kaki ke arah jari-jari kaki.
  • Usap tungkai dan betis bayi dari arah pangkal paha dengan gerakan melingkar.
  • Untuk memijat tangan, lakukan gerakan yang sama dengan memijat kaki, yaitu mengusap telapak tangan dan mengusap lengan dengan gerakan melingkar.
  • Silangkan tangan di atas perut dan dada, lalu pijat area ini dengan gerakan menyilang.
  • Letakkan ibu jari di perut bayi, lalu usap searah dengan jarum jam.
  • Pijat kepala dan wajah bayi searah jarum jam.
  • Lalu ubah posisi bayi menjadi tengkurap, lalu usap dan berikan pijatan lembut dari leher sampai ke bokongnya.

Selama pijat bayi, Ibu bisa bersenandung, membacakan cerita, atau mengajaknya mengobrol. Lalu yang perlu diperhatikan, cara pijat bayi yang benar adalah dengan sentuhan lembut dan hindari gerakan menekan atau menggelitik karena hal itu dapat membuatnya bayi merasa tidak nyaman. Jangan lupa untuk memperhatikan respons bayi ya, apakah dia menggoyang-goyangkan lengan karena senang, atau gelisah malah sampai menangis!

Tagged in: