Kehamilan merupakan momen yang sangat dinanti-nantikan oleh wanita yang ada di dunia ini, sebab saat hamil wanita akan merasa senang. Berbagai macam cara dilakukan buat menjaga kehamilan supaya selalu sehat dan terutama terus memantau tumbuh kembang calon bayi saat hamil seperti dengan melakukan uji kehamilan. Tidak ada satupun ibu di dunia ini yang mau anaknya lahir dengan kondisi yang kurang.

Kehamilan jadi saat yang ditunggu bagi pasangan yang menikah. Mempunyai generasi penerus yang nantinya akan melanjutkan kehidupan. Generasi yang sehat serta pintar jadi idaman tiap orang tua.

Perkembangan manusia sudah dimulai saat terbentuknya pertemuan sel telur serta sperma. Dari sini daya tahan kehidupan selanjutnya ditetapkan. Oleh karena itu memperhatikan kehidupan sejak dalam kandungan sangat penting untuk pertumbuhan calon bayi selanjutnya.

Saat hamil sudah sepatutnya seorang ibu melindungi kehamilan dengan sebaik-baiknya. Supaya perkembangan calon bayi sehat, ibu hamil juga wajib sehat. Beberapa hal berikut ini bisa dilakukan ibu untuk melindungi kesehatan kandungannya. Ialah:

  1. Gizi yang Cukup

Zat gizi jadi hal penting yang wajib dicermati ibu hamil. Menjamin konsumsi gizi yang cukup akan membuat pertumbuhan calon bayi sempurna. Zat gizi yang lengkap serta cukup akan membuat calon bayi berkembang sehat dalam kandungan.

Sehat saat hamil dengan cara mencukupi gizi saat hamil bukanlah hal mudah pada beberapa ibu hamil. Rasa mual saat kehamilan kadangkala mempersulit ibu buat memenuhi gizi saat hamil. Bila ini terjadi hendaknya konsultasikan pada dokter.

  1. Vitamin dan Mineral

Zat gizi yang dibutuhkan calon bayi kadangkala susah didapatkan dari makanan setiap hari. Bila ini terjadi yakinkan zat gizi yang kurang terpenuhi tersebut dengan mengkonsumsi vitamin ataupun mineral lewat suplemen yang disarankan.

Zat besi jadi hal yang penting untuk perkembangan calon bayi, namun kadangkala kebutuhan yang besar saat hamil tidak terpenuhi. Oleh karena itu memperoleh suplemen jadi solusi untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang kurang.

Tetapi, tidak ada salahnya apabila Anda melindungi serta menjaga calon bayi di awal kehamilan. Dengan mencaritahu uji kehamilan apa saja yang wajib dilakukan, Anda serta pasangan senantiasa mengetahui hal-hal terbaru. Supaya Anda serta pasangan juga bisa menjauhi hal-hal yang tidak diinginkan saat bayi lahir nanti.

Uji Kehamilan yang Wajib Dilakukan Di Masa Kehamilan

uji kehamilan

Untuk bisa melindungi serta menjaga calon bayi dengan sangat baik, ada baiknya apabila Anda melaksanakan beberapa uji kehamilan supaya bisa cepat bertindak apabila telah ada hal-hal aneh pada calon bayi.

Berikut ini merupakan beberapa rangkaian uji kehamilan yang bisa Anda jalani sepanjang masa kehamilan.

  • Tes Hematologi Lengkap

Uji ini bertujuan buat mengenali apakah terdapatnya kelainan pada komponen darah. Uji ini dapat dilakukan sepanjang masa kehamilan hingga saat persalinan.

  • Tes Golongan Darah

Wajib untuk ibu hamil mengetahui golongam darahnya, buat berjaga-haga apabila terjadi sesuatu maka bisa langsung ditangani dengan baik.

  • Tes Rhesus pada Ibu serta Janin

Rhesus wajib dilakukan pada ibu hamil serta janin untuk mengenali apakah terdapat kecocokan rhesus diantara keduanya. Apabila kebalikannya, maka akan timbul penyakit rhesus pada anak dimana sel-sel darah merah pada janin akan rusak oleh antibodinya sendiri.

  • Tes Glukosa

Uji kehamilan ini dilakukan buat mengetahui adanya diabet gestasional pada ibu hamil ataupun tidak.

  • Tes Virus Hepatitis

Uji ini dilakukan dengan melaksanakan sebagian uji sepert HBsAg, uji Anti HBs, serta Anti HCV.

  • Tes Serologi

Uji ini dilakukan buat mengenali apakah Anda berpotensi mempunyai sifilis ataupun tidak. Apabila ada, maka ada kemungkinan calon bayi mempunyai kondisi cacat semenjak dalam kandungan. Kalaupun telah ditemukan, maka Anda wajib melaksanakan uji berikutnya seperti: Venereal Disease Research Laboratory (VDRL) dan Treponema Pallidum Hemagglutination Assay (TPHA)

  • Tes Anti HIV

Uji ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kemungkinan virus HIV yang bisa meluas kepada calon bayi. Uji kehamilan ini hendaknya dilakukan pada trimester 1.

  • Tes Urinalisa

Tujuan uji ini yaitu untuk mengetahui adanya kemungkinan peradangan saluran kencing, ataupun kendala yang lain di ginjal. Dengan tujuan untuk menghindari kelahiran prematur serta uji ini dilakukan di umur trimester 1 serta 2.

  • Tes Virus TORCH

Virus ini tidak boleh dianggap remeh, sebab virus ini bisa menimbulkan bermacam penyakit bawaan yang dapat diturunkan ke calon bayi. Wajib ada penindakan yang sungguh-sungguh untuk cepat mengenali virus ini di masa kehamilan. Uji ini biasanya dilakukan untuk mengetahui adanya antibodi pada ibu hamil sebagai respon terhadap beberapa penyakit :

  • Toxoplasma
  • Rubella
  • Cytomegalovirus
  • Herpes

Sangat disaranakan untuk ibu hamil melaksanakan serangkaian uji kehamilan di atas, sebab tidak hanya untuk melindungi kesehatan atapun kondisi bumil, tumbuh kembang pada calon bayi juga wajib dilindungi serta dicermati supaya bayi terlahir sehat dan normal. Mudah-mudahan informasj di atas berguna serta ibu hamil bisa melahirkan bayinya ke dunia dengan selamat.

Tagged in: