Bagi seorang ibu, perkembangan anak menjadi perhatian yang tidak boleh dilewatkan. Ada kebahagiaan tersendiri ketika anak bisa tumbuh dengan sehat. Ditambah kelengkapan organ tubuh pada anak yang tampak sempurna. Meskipun setiap anak mengalami waktu perkembangan yang berbeda, namun tahapannya serupa. Salah satunya perkembangan mata bayi yang terus mengalami perubahan. Penasaran tahapannya? Simak ulasan berikut.

Perkembangan Mata Bayi Bertumbuh Sesuai Usia Bayi

mata bayi 1 tahun

1. Usia 0-1 Bulan

Bayi yang baru lahir tidak bisa melihat sesuatu yang jauh dari jangkauan mata. Mereka hanya bisa melihat suatu objek dengan jarak 20-40 cm. Bayi cenderung mengenal warna yang tampak mencolok, daripada warna putih atau hitam. Bola mata pada bayi belum bisa fokus untuk mengikuti gerakan benda. Selain itu Ia hanya membuat kontak fokus kepada sang ibu atau ayahnya.

mata bayi
2. Usia 2-3 Bulan

Pada usia ini bayi sudah bisa mencari obyek dengan bentuk vertikal dan sirkuler. Ia mulai jelas melihat perbedaan warna dan mengenal wajah, meskipun hanya samar-samar. Bayi sedang mempelajari beberapa warna primer seperti merah, biru, atau kuning. Mata bayi mulai peka terhadap cahaya, namun belum bisa menangkap cahaya penuh. Pada tahap ini bayi mulai memperhatikan sesuatu yang menarik perhatiannya.

Saat bayi berada di usia 2-3 bulan, orang tua diperbolehkan untuk menujukkan gambar berwarna dan bergerak. Cobalah untuk memasang mainan di sekitar tempat tidurnya, yang dapat menarik perhatian si bayi. Bayi juga mulai melakukan kontak mata lebih lama dan memperhatikan gerak bibir si ibu. Jadi ibu sudah bisa mengajaknya berbicara hal-hal yang menyenangkan. Atau sesekali ajak si bayi untuk bernyanyi bersama agar belajar banyak kata.

bayi sehat dan bahagia
3. Usia 4-6 Bulan

Si kecil berusaha memegang kaki, tangan, dan mainannya untuk mengenali bentuk. Ia mulai memperhatikan objek-objek kecil yang sekiranya menarik, seperti mainan yang menggelinding. Pada usia ini mata bayi akan merespon benda bergerak, dan kemampuan melihatnya semakin tajam. Ia suka melihat bayangan dan melirik sana-sini untuk mempelajari detail ruangan. Selain itu Ia sudah bisa membedakan warna-warna lembut.

Untuk menstimulasi perkembangannya, si ibu bisa memperkenalkan buku cerita dengan banyak warna. Sambil mendongeng ibu bisa menunjukkan warna-warna dalam buku, dengan menyebut nama warnanya. Sedikit banyak bayi akan merespon melalui mimik bibir dan penunjukkan warna. Bayi juga mulai berusaha menarik mainan yang berada di dekatnya, jadi pastikan posisi mainan berada dalam jangkauan.

bayi sedang makan
4. Usia 7-10 Bulan

Memasuki usia 7 bulan indera pengelihatan bayi hampir mendekati sempurna. Ia mampu melihat benda yang jaraknya jauh, meskipun belum sebaik saat melihat jarak dekat. Mata bayi akan menunjukkan ketertarikan pada gambar, dengan menunjuk sembarangan. Ketika bermain tebak-tebakan, Ia sudah mengenal dimana objek disembunyikan. Di usia 8 bulan ibu bisa mendeteksi ada kelainan atau tidak pada mata si bayi.

Gejala Bayi tumbuh gigi

5. Usia 11-12 Bulan

Otak dan mata si bayi mulai membuat koordinasi untuk mengenali orang. Ia mulai senang melihat objek yang berada di luar jendela. Respon terhadap gambar sudah tampak lebih mendetail, terlihat dari rasa penasarannya yang tinggi. Karena sebagian anak sudah bisa berlari, saat penasaran terhadap satu objek Ia memilih untuk menghampirinya.

Anak memiliki tahap perkembangan yang sama, hanya jeda waktunya saja yang berbeda. Apalagi pada pertumbuhan mata, cara mereka mengenal objek pun tidak ada bedanya. Setiap tahapan memiliki jenis perkembangan yang tidak sama, misalnya di usia 1 bulan bayi masih belum peka terhadap cahaya. Pada setiap tahapan, orang tua harus hadir untuk menstimulasi perkembangan.

note : sumber gambar fitur dari pixabay