Perbedaan botol susu bayi perlu kita ketahui. Seiring perkembangan teknologi, botol susu khusus bayi pun dihadirkan dalam jenis yang berbeda. Setiap macamnya mempunyai kelebihan dengan tingkat keamanan yang lebih tinggi. Sekilas ragam botol memang terlihat serupa, namun ternyata terbuat dari bahan yang berbeda. Perbedaan bahan inilah yang kadang membuat harga botol susu bayi tidak sama. Meskipun begitu beberapa merk botol yang dipasarkan mempunyai harga ekonomis.

botol susu bayi

PP Bottle, Bahan Plastiknya Aman Digunakan Si Kecil

Bagi anak mengonsumsi susu menjadi stimulasi yang baik untuk masa perkembangannya. Pada usia dibawah 2 tahun bayi akan meminum ASI, yang memiliki zat baik untuk pertumbuhan. Sedangkan diatas 2 tahun anak bisa diberikan susu formula dengan kandungan gizi yang cukup. Namun ibu tidak hanya memperhatikan jenis susu yang diberikan, botol yang digunakan si kecil perlu diseleksi.

Pilih botol bayi yang tampak jernih dan tidak mudah pecah, dengan pinggiran bibir yang tidak kasar. Alasannya botol dengan permukaan halus tidak akan melukai kulit si bayi. Sehingga botol susu bayi aman untuk digunakan, terutama botol yang bisa menghantarkan suhu panas. Botol PP bisa menjadi pilihan para ibu karena terbuat dari polypropylene, yang sudah terverifikasi BPA free. Botol berwarna transparan ini bisa dipakai hingga suhu mencapai 110 derajat celcius.

Ibu bisa melakukan pencucian botol sebagai proses sterilisasi, dengan menggunakan sabun cuci khusus bayi. Karena waktu pemakaian yang terlampau sering, sehingga warna botol cepat berubah. Ada baiknya ibu segera mengganti botol setiap 3 bulan sekali, sebelum zat berbahaya ikut bercampur dalam susu. Atau setidaknya ganti botol PP per 6 bulan, jadi tidak perlu menunggu warna botolnya pudar terlebih dahulu.

perbedaan botol susu bayi

PPSU, Botol Berbentuk Keras Tapi Tetap Aman

Dalam pemilihan botol susu bayi, coba perhatikan pada jenis material yang digunakan. Hindari botol yang mencantumkan keterangan bisphenol-A, karena mengandung bahan kimia berbahaya. Jenis botol PPSU menawarkan BPA free dengan bahan yang lebih kuat dari botol PP. Meskipun berwarna kekuningan botol PPSU bisa digunakan pada suhu mencapai 180 derajat celcius. Selain itu pemakaian botol berlangsung sekitar 1 hingga 2 tahun.

Bedanya botol PPSU tidak mudah mengalami perubahan warna seperti botol PP. Karena tingkat keawetannya yang tinggi, membuat jenis botol ini dibanderol harga mahal. Namun hal tersebut bukan masalah sebab botol PPSU bisa diganti setiap 2 tahun sekali. Selain itu material botol lebih ringan, karena terbuat dari polyphenysulfone.

botol susu bayi

Botol Kaca Punya Tingkat Aman Tinggi

Belakangan ini muncul kekhawatiran dari para ibu, terkait material BPA yang ternyata berbahaya untuk si bayi. Akhirnya banyak yang beralih untuk menggunakan botol kaca, karena dianggap lebih aman. Perbedaan botol susu bayi yang paling kentara ialah harganya yang lebih mahal. Tetapi punya daya awet tinggi sehingga ibu bisa berhemat.

Ibu bisa memberi pelindung silikon pada lapisan permukaan botol, sehingga tidak mudah pecah dan hancur. Botol kaca terdiri dari ukuran 4 sampai 12 ounce jadi cukup membelinya sesuai dengan kebutuhan. Misalnya untuk bayi berusia 2 bulan bisa memakai botol berkapasitas 4 ounce. Atau bayi usia 4 bulan menggunakan ukuran botol 8-9 ounce.

Jenis botol yang digunakan bayi mempunyai variasi yang beragam. Ada tiga yang populer yaitu PP, PPSU, dan botol kaca yang kerap diminati para ibu. Ketiganya terbuat dari bahan yang aman dipakai oleh si kecil. Tidak mengandung zat kimian berbahaya yang bisa bercampur dengan susu. Selain itu ketiga botol mempunyai daya awet yang tinggi, serta dijual dengan harga yang ekonomis.