Keberadaan bercak merah / ruam kulit pada bayi  seringkali membuat orang tua panik. Meskipun dalam beberapa kasus, ruam yang muncul merupakan hal yang wajar terjadi, namun tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut menjadi salah satu gejala penyakit yang cukup serius. Oleh sebab itu, penyebab ruam kulit bayi penting diketahui agar anda bisa memberikan penanganan yang tepat. Berikut ini beberapa faktor yang menjadi penyebab munculnya bercak merah pada kulit bayi.
Penyebab Ruam Kulit Pada Bayi

Faktor Penyebab Munculnya Ruam Kulit pada Bayi

1. Jerawat

Penyebab ruam yang sering terjadi pada bayi adalah jerawat. Biasanya jerawat muncul di bagian pipi, hidung, dahi, leher dan dada. Umumnya bayi mengalami jerawat ketika memasuki usia tiga hingga empat minggu dan berlangsung sekitar satu bulan. Rua ini memang tampak mengganggu jika dipandang, namun tidak membuat bayi merasa sakit dan juga tidak menular sehingga anda tidak perlu khawatir berlebihan.

Jerawat dapat muncul dikarenakan hormon yang masuk ke plasenta yang membantu perkembangan paru paru. Selain itu, hormon ini juga merangsang kelenjar minyak pada bayi sehingga menimbulkan jerawat. Jerawat dapat hilang dengan sendirinya sehingga anda tidak perlu memakai produk jerawat untuk kulit dewasa karena kulit bayi masih sensitif. Penggunaan produk yang tidak sesuai dengan kulitnya bisa menyebabkan iritasi.

2. Biang Keringat

Biang keringat juga bisa menjadi penyebab ruam kulit bayi. Pemicu biang keringat biasanya karena penyumbatan pori pori yang menyebabkan keringat tidak bisa keluar dari kulit. Umumnya ruam terjadi di bagian leher, dada, bahu, ketiak, pangkal paha dan lipatan siku. Biang keringat sering muncul ketika cuaca panas. Oleh sebab itu, untuk mencegah penyebab ruam satu ini, anda perlu memberikan anak anda pakaian yang longgar dan berbahan dingin.

Baca juga  Makanan untuk Bayi 6 Bulan

3. Campak

Campak bisa saja terjadi pada bayi anda dan menyebabkan ruam di beberapa bagian tubuh. Bercak merah ini disebabkan karena virus yang menyebar melalui zat udara. Biasanya ruam akan muncul setelah bayi terpapar virus selama sepuluh hari. Gejala ini biasanya disertai dengan demam hingga dua minggu. Untuk mengatasinya, anda membutuhkan bantuan dokter. Pemberian vaksin diperlukan untuk mencegah penyebab ruam kulit bayi ini kembali lagi.

4. Eksim

Bercak merah pada bayi juga bisa disebabkan karena eksim. Biasanya eksim muncul disertai dengan rasa nyeri dan gatal. Pemicu eksim biasanya adalah alergi dan membuat kulit bayi menjadi lebih kering. Eksim bisa terjadi ketika bayi memasuki usia enam bulan. Rata rata kulit bercak merah karena eksim terlihat di pipi atau dahi dan bisa juga meluas hingga ke siku dan lutut. Cara mengatasinya dapat dilakukan dengan memandikan bayi dengan sabun pelembab.

5. Meningitis

Penyebab Ruam Kulit Pada Bayi
Meningitis merupakan infeksi berbahaya yang menyerang otak dan bisa berkembang dengan cepat. Salah satu gejala yang mudah dikenali yaitu apabila ditekan pada bintik merah tersebut tidak akan memudar sebagaimana ruam pada umumnya. Jika tanda ini sudah muncul maka meningitis pada bayi sudah pada tahap yang cukup parah. Untuk mengatasi penyebab ruam kulit bayi ini, sebaiknya periksakan ke dokter.

Timbulnya bintik merah pada kulit bayi juga dikarenakan kulitnya masih sensitif. Untuk merawat kulit bayi anda perlu memandikan bayi dengan air hangat dan sabun yang berbahan lembut dan tidak mengandung parfum. Segera keringkan tubuhnya secara perlahan setelah mandi sembari mengoleskan pelembab. Selain itu, oleskan juga krim khusus di bagian yang akan dikenakan popok untuk mencegah agar bayi anda tidak terkena ruam popok.

Baca juga  Nama Islami Bayi bulan September

Tagged in:

, ,