Tantangan orang tua zaman sekarang dimana teknologi dan penggunaan internet meningkat pesat adalah mencegah pornografi pada anak.

Kadang-kadang, jika kamu mengunjungi cyber net, mungkin kamu akan kedapatan melihat para anak-anak kecil, entah secara individu atau pun berkelompok, sedang mengakses video tidak senonoh. Hal tersebut membuktikan bahwa diperlukan langkah untuk mencegah pornografi pada anak yang lebih serius.

Apa Dampak Pornografi pada Anak?

Mencegah pornografi pada anak dilakukan agar anak-anak tidak mendapatkan efek atau dampak buruk dari mengonsumsi pornografi.

Berikut dampak buruk dari paparan pornografi kepada anak yang telah detikbayi.id rangkum.

1. Anak akan Menganggap Semua Pornografi yang Ditonton adalah Hal yang “Normal”

Terdapat banyak genre pornografi yang bertujuan untuk memuaskan fantasi penontonnya, sehingga anak-anak yang lugu dan belum tahu apa-apa, apalagi soal benar dan salah akan melumrahkan tindakan yang sebenarnya tidak boleh dilakukan.

Misalnya perilaku seksual yang bisa menyakiti pasangannya di kemudian hari karena sudah terbiasa mengonsumsi konten-konten kekerasan seksual.

Menurut Dr. Cooper, dokter forensik dari University of North Calorina School of Medicine, gambar-gambar “dewasa” yang dipaparkan kepada anak-anak sama sekali tidak sehat untuk anak-anak.

Pornografi menormalkan hubungan seksual yang tanpa perasaan ataupun intimasi sama sekali, kontak seksual yang tidak aman, bahkan sampai pemerkosaan.

Parahnya, anak-anak mungkin akan lebih riskan dari orang dewasa jika terpapar pornografi karena ada mirror neuron di otaknya, dimana hal itu bisa meyakinkan seseorang bahwa yang ia lihat adalah pengalaman nyata.

Mirror neuron ini membantu anak-anak untuk belajar seperti meniru apa yang ia lihat dan mengimitasi perilakunya.

2. Mempromosikan Kekerasan Terhadap Wanita

Seringkali wanita dijadikan hanya sebagai objek pemuas seksual pria saja pada video porno dan lebih banyak wanita yang dijadikan bintang pada pornografi.

Pria tidak segan-segan menunjukkan dominasinya dengan menyuruh wanita untuk memuaskan seluruh fantasinya dan keinginannya, tidak terkecuali dengan kekerasan di cuplikan video porno.

Kekerasan seksual pada wanita yang dilihat pada konten porno oleh laki-laki akan membuat mereka merasa normal untuk melakukan kekerasan kepada wanita untuk menuruti seluruh hawa nafsu mereka.

Selain itu, pornografi padahal tidak mencerminkan hubungan suatu pasangan dalam kehidupan nyata, sehingga sangat berbahaya karena para konsumen pornografi bisa berekspektasi lebih terhadap pasangannya dan bisa kecewa jika harapannya dihancurkan karena pasangannya tidak bisa memuasakannya.

Bagaimana Mencegah Pornografi pada Anak?

pornografi pada anak

Selain dua dampak buruk yang sudah disebutkan di atas, sebenarnya ada juga efek lain seperti adiksi yang sangat berbahaya, apalagi untuk anak-anak.

Untuk mencegah hal itu terjadi, kamu harus mempelajari cara mencegah pornografi pada anak.

Berikut beberapa cara untuk mencegah pornografi pada anak.

1. Aktifkan Fitur Safesearch pada Google Chrome

Di antara semua cara yang bisa dilakukan untuk mencegah pornografi pada anak, hal ini adalah yang paling mudah dilakukan dan paling gampang juga untuk dimatikan.

Berikut step by step-nya:

  1. Set mesin pencari menjadi Google saat anakmu akan berselancar di internet.
  2. Untuk HP, aktifkan Safesearch dengan cara membuka aplikasi Google lalu klik tombol setting dengan lambang roda gigi, scroll ke bawah, lalu masuk ke search setting, kemudian klik “filter explicit results” di bawah SafeSearch filter.

Sementara itu, untuk di desktop, pergi ke google.com dan klik setting di pojok kanan, klik search settings, lalu aktifkan fitur SafeSearch dan lakukan lock.

 2. Menjelaskan Situs-situs yang Dilarang untuk Diakses

Diblokirnya suatu situs oleh sebuah negara seperti pornografi, judi, manga bajakan, dll. Tentunya bukan tanpa alasan.

Kamu bisa menjelaskan ke anakmu, mengapa situs-situs pornografi itu dilarang untuk dibuka, bahkan sampai diblokir.

Dampak-dampak seperti adiksi dan berpengaruh kepada masa depan akan cukup kuat untuk meyakinkan mereka.

3. Beri Tahu Mereka bahwa Pornografi yang Mereka Lihat di Internet bukan Kenyataan

Seperti penjelasan di atas, karena mirror neuron, apa yang dilihat oleh anak-anak akan terasa seperti pengalaman nyata untuk mereka.

Kamu harus memberi tahu mereka andai tidak sengaja terpapar atau melihatnya, bahwa apa yang mereka lihat di pornografi adalah palsu dan tidak sepatutnya ditonton apalagi dicontoh.

4. Ajak Mereka untuk Berpikir Kritis

Kita bisa lihat bahwa pornografi hanya menampilkan kepuasan (itu juga palsu) seksual saja.

Jika memang itu nikmat, mengapa banyak artis pornografi yang resign dan terkena penyakit kelamin?

Tidak ada yang bahagia dengan terkena penyakit.

Ayo Selamatkan Masa Depan dengan Mencegah Pornografi pada Anak

Anak adalah tanggungjawab orang tua, sehingga mencegah pornografi pada anak juga merupakan tanggung jawab bersama.

Dengan menerapkan cara mencegah pornografi pada anak, kamu tidak hanya menyelamatkan masa depan mereka, tetapi juga memperbaiki akhlak generasi muda.