Ketika tengah berbadan dua, seorang wanita tak hanya mengalami perubahan secara fisik namun juga psikologis. Semuanya disebabkan oleh perubahan hormon yang melonjak secara drastis. Perubahan hormon ini ternyata juga mempengaruhi kemampuan fungsional otak pada sang ibu. Dalam dunia kedokteran kehilangan ingatan disebut dengan amnesia, sementara pengertian amnesia pada kehamilan disebut dengan momnesia. Selengkapnya simak ulasannya.

mimpi hamil besar

Mengenal Momnesia, Gangguan Daya Ingat / Amnesia pada Kehamilan

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, penurunan kemampuan untuk mengingat pada wanita yang hamil disebut dengan amnesia. Bukan hanya penurunan untuk mengingat sesuatu, dalam Momnesia juga bisa mengalami gejala untuk alami amnesia. Hal ini biasanya ditandai dengan hal sederhana, misalnya lupa meletakkan sesuatu dan akan lebih sulit untuk kembali mengingatnya. Dan semua ini disebabkan oleh hormon yang memang berperan tinggi.

Secara sederhana, bagian otak yang tugasnya mengendalikan kecemasan, empati, serta interaksi sosial bekerja keras untuk menguatkan ikatan antara bayi dan ibunya. Inilah mengapa wanita hamil sering khawatir pada hal hal kecil. Fungsi kognitif pada otak wanita ini mengalami penurunan, dan akan semakin terlihat ketika memasuki trismester pertama. Sehingga bisa dipaparkan jika pengertian amnesia pada kehamilan adalah amnesia ketika sedang hamil.

Jika dijelaskan secara ilmiah amnesia ketika dalam masa kehamilan ini didukung dari studi yang dilakukan oleh Helen Christensten dari Australian National University. Dimana dipaparkan jika kurang tidur, kesibukan dan stres membuat memori pada otak melemah. Dan studi ini diperkuat dengan penelitian yang dilakukan Louann Brizendine yang merupakan pimpinan Women’s Mood and Hormone Clinic di University of California.

Studi tersebut mengungkapkan jika produksi hormon progsteron dan estrogen pada wanita hamil akan melonjak sampai 40 kali lipat. Kondisi inilah yang membuat kinerja saraf dan otak ibu terpengaruh. Peranan oksitosin juga tidak boleh diabaikan karena merangsang kontraksi saat akan melahirkan nanti. Sehingga jika hanya mengetahui tentang apa itu pengertian amnesia pada kehamilan tidak cukup. Namun hal ini bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

amnesia pada kehamilan

Apakah Momnesia Bisa Membaik?

Momnesia bukanlah amnesia jangka panjang, bahkan hanya berlaku ketika hamil saja. Dan tentunya Momnesia ini bisa membaik dengan sendiri sehingga tak perlu khawatir. Umumnya hal ini akan membaik dalam jangka waktu dua minggu sampai dua tahun pasca melahirkan. Dalam jangka tersebut, ibu pasti akan merasa ketakutan bila nantinya melupakan sesuatu yang penting. Sehingga sebagai solusi anda bisa mencatat semua janji penting.

Hal hal yang penting harus anda catat atau menggunakan pengingat untuk membantu melewati masa ini. Agar tidak lupa, barang barang yang telah digunakan sebaiknya dikembalikan kembali pada tempatnya. Selain itu, sebaiknya aktivitas yang terlalu berat dikurangi agar bisa mendapatkan istirahat yang cukup serta tidak mudah kelelahan. Jika hal ini dipenuhi maka ibu tidak akan stres serta bisa tetap sehat dan bugar.

Tidak hanya kesehatan pikiran, ibu juga harus menjaga kesehatan fisiknya. Oleh sebab itu asupan gizi serta cairan harus dipenuhi sehingga sang ibu bisa tetap bugar. Lambat laun seorang ibu yang mengalami Momnesia akan bisa kembali mengingat. Meskipun setiap orang membutuhkan jangka waktu yang berbeda. Inilah mengapa pengertian amnesia pada kehamilan harus ditambah dengan informasi lainnya agar tak gampang panik.

Hormon wanita ketika masa kehamilan memang membuat seseorang kadang kelimpungan. Karena membuat perubahan tak hanya pada bagian fisik saja, namun juga pada otak. Namun hendaknya seorang calon ibu tak perlu khawatir berlebihan dan tak mudah memutuskan sesuatu. Jika dirasa ada perubahan yang aneh, hendaknya langsung berkonsultasi pada ahlinya.