Saat kamu browse media sosial seperti Whatsapp, Facebook, Twitter, Instagram, dan media sosial lainnya, mungkin kamu kerap kali mendapatkan pesan atau post tentang mitos ibu hamil yang bukan fakta, dan parahnya banyak masyarakat yang percaya.

Mitos ibu hamil banyak beredar di masyarakat karena minimnya literasi masyarakat, orang yang terlalu mudah percaya dengan apa yang dibaca, ketidakmampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi, dan banjir informasi, sehingga banyak informasi yang simpang siur dan bisa jadi berlawanan satu sama lainnya.

Berikut mitos ibu hamil yang detikbayi.id rangkum dalam artikel ini dan juga faktanya.

Ibu Hamil Sebaiknya Tidak Berendam dengan Air Panas

Mitos ibu hamil satu ini mungkin membuat perkara untuk ibu-ibu yang suka berendam dengan air panas atau hobi spa.

Tenang ibu-ibu! Berita baiknya, ibu hamil tidak masalah untuk berendam dengan air panas, asal airnya tidak terlalu panas.

Saat hamil, perubahan hormon mungkin akan membuat tubuhmu lebih hangat dari biasanya.

Karena suhu tubuh lebih hangat, sebaiknya kamu tidak mengunjungi spa karena kenaikan suhu tubuh akan menyebabkan dehidrasi, bahkan pingsan.

Morning Sickness Hanya Terjadi pada Pagi Hari

Memang betul namanya morning sickness. Meski demikian, faktanya, morning sickness tidak hanya terjadi pada pagi hari lohh.

Mual atau muntah bisa terjadi kapan saja (pagi/siang/sore/malam) karena perubahan hormon yang terjadi.

Pada hampir semua ibu hamil, biasanya mual tersebut terjadi pada pagi hari dan akan berangsur membaik setelah tiga bulan. Meski, ada juga kasus yang berbeda.

Kucing Tidak Boleh Masuk Rumah Selama Saya Hamil

Mitos ibu hamil ini mungkin akan membuat ibu hamil yang merupakan pecinta kucing ini gigit jari pada awalnya.

Faktanya, tidak masalah jika kucing masuk ke dalam rumah saat kamu hamil.

Hanya saja, ada penyakit bernama toxoplamolisis yang sangat berbahaya untuk janin yang ada di rahimmu dan kamu bisa terinfeksi penyakit tersebut jika kamu menangani feses kucingmu.

Solusinya, kamu bisa menyuruh orang untuk mengurusi feses kucingmu selama hamil, atau memakai sarung tangan jika tidak ada orang untuk dimintai tolong.

Ibu Hamil Tidak Boleh Berolahraga

mitos ibu hamil

Mitos ibu hamil ini pasti sangat membuat para atlet wanita sedih, karena olahraga bagaikan sarapan bagi mereka.

Padahal, sebenarnya mereka boleh-boleh saja menjalani latihan, tetapi latihan yang dijalankan berintensitas moderat saja.

Malah, wanita yang menerapkan gaya hidup sedentary sebaiknya menghubungi dokter sebelum memulai rutinitas baru mereka, misalnya beraktivitas fisik / berolahraga.

Tidak Boleh Berhubungan Seksual Selama Hamil

Mitos ibu hamil ini membuat para suami gigit jari, apalagi jika istrinya percaya mitos ini.

Sebenarnya, tidak masalah berhubungan seksual saat hamil, selama hamilnya normal.

Ada beberapa kondisi khusus dimana ibu hamil tidak boleh berhubungan seksual, yaitu ada riwayat melahirkan secara prematur, mempunyai gangguan plasenta, berisiko tinggi mengalami keguguran, mengalami pendarahan vagina, dan memiliki gangguan serviks.

Jika kamu dan pasanganmu masih tidak yakin, jangan sungkan untuk bertanya ke dokter yaa. Jangan pernah self-diagnose, apalagi untuk hal-hal penting seperti ini, karena ini merupakan kebutuhan dasar manusia.

Kopi Harus Ditinggalkan Selama Hamil

Kenyataannya, ibu hamil masih boleh mengonsumsi kopi setiap harinya.

Meski begitu, batasan konsumsi yang diperbolehkan adalah 200 mg kafein atau bahkan lebih sedikit dari itu.

Jika dibandingkan, 200 mg kafein setara dengan 1,5 cangkir, dimana satu cangkir setara dengan 8 ounces.

Kamu Bisa Menebak Jenis Kelamin Janin dengan Mendengar Detak Jantung Kecilnya

Terlihat wow sekali bahwa seseorang bisa mengetahui kelamin seorang bayi dalam rahim hanya dengan detak jantungnya saja.

Katanya, detak jantung bayi laki-laki lebih kecil daripada detak jantung bayi perempuan. Jika bayi di dalam rahim memiliki detak jantung lebih dari 140 per menit, maka itu adalah bayi perempuan, dan jika kurang dari itu adalah bayi laki-laki.

Faktanya, ilmuwan sudah mencoba untuk meneliti korelasi antara detak jantung dengan jenis kelamin bayi, dan hasilnya adalah tidak ada bukti kuat bahwa kedua hal ini berhubungan satu sama lain.

Lalu, hati-hati juga jika kamu mendapatkan kabar dari USG bahwa kamu akan memiliki bayi laki-laki atau perempuan. Teknisi bisa saja salah menginterpretasi hasilnya, apalagi jika bagian tubuh yang merupakan ciri khas jenis kelaminnya tidak ada di hasilnya.

Morning Sickness Yang Sangat Parah = Hamil Bayi Perempuan

Morning sickness adalah hal yang menyebalkan saat hamil, tetapi merupakan hal yang ditunggu bagi para pejuang dua garis.

Ada mitos ibu hamil yang bilang bahwa morning sickness yang parah menandakan bahwa sedang hamil bayi perempuan.

Mitos ini mungkin bisa dibilang hampir benar karena ada beberapa studi yang menunjukkan bahwa ada hubungan antara hamil anak perempuan dengan naiknya peluang untuk mengalami hyperemesis gravidarum.

Meski demikian, sebaiknya tetap konsultasi ke dokter jika mengalami komplikasi daripada berharap banyak dan langsung mengklaim bahwa sedang hamil anak perempuan karena hal ini.

Tagged in: