Fakta ibu menyusui. Pemberian ASI pada bayi memang sangat disarankan karena memiliki banyak manfaat baik bagi ibu maupun si kecil. Tetapi masih sangat banyak mitos menyusui yang bereder di masyarakat. Sayangnya ada beberapa mitos yang tidak benar, namun masih tetap beredar secara turun kemurun. Oleh sebab itu, anda perlu mencari tahu kebenaran mitos dan fakta ibu menyusui. Agar tidak semakin keliru, yuk simak ulasan berikut ini.

Minum susu

Mitos dan Fakta Ibu Menyusui yang Wajib Anda Tahu

1. Bayi yang Sering Menyusu Kurang Mendapatkan ASI

Banyak masyarakat yang mempercayai jika bayi yang sering menyusu menandakan jika tidak memperoleh ASI yang cukup. Padahal hal tersebut tidaklah benar, jadi anda tidak perlu khawatir jika frekuensi menyusu bayi anda lebih sering. Karena bayi sangatlah cepat menyerap ASI, sehingga mereka cepat lapar. Selain itu, frekuensi menyusu akan menurun seiring dengan bertambahnya usia si kecil.

2. Payudara Kecil Menghasilkan Sedikit ASI

Ukuran payudara tidak ada hubungannya dengan produksi ASI, jadi bukan berarti jika payudara kecil maka ASI yang dihasilkan lebih sedikit. Payudara yang kecil juga dapat menghasilkan ASI yang banyak seperti halnya payudara yang berukuran besar. Kelenjar susu adalah faktor penting dalam produksi asi dan tidak ada hubunganya dengan ukuran payudara. Kelenjar susu tersebut tumbuh dan berkembang ketika memasuki masa kehamilan sehingga pada saat lahir payudara sudah bisa menghasilkan ASI.

Sakit di payudara3. Menyusui Menimbulkan Rasa Sakit pada Payudara dan Puting

Menyusui bisa menyebabkan puting dan payudara terasa sakit merupakan mitos dan fakta ibu menyusui selanjutnya. Mungkin bagi anda yang pertama kali menyusui si kecil, akan merasa kurang nyaman lantaran belum terbiasa dengan hal tersebut. Namun bukan berarti jika menyusui akan menyebabkan rasa sakit. Penyebab puting yang lebih sensitif karena peningkatan kadar hormon setelah melahirkan serta seringnya kontak antara puting dan bayi.

4. Kandungan Nutrisi ASI Lebih Sedikit di Setelah Memasuki Satu Tahun Pertama

ASI memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik bagi si kecil hingga menginjak usia dua tahun. Namun, seiring dengan bertambahnya usia, si kecil memiliki kebutuhan gizi yang lebih besar untuk tumbuh kembangnya sehingga anda perlu memberikan makanan pendamping. Dengan demikian, anda bisa mengetahui antara mitos dan fakta ibu menyusui. Jika dalam kondisi tertentu anda sudah tidak dapat memberikan ASI, maka anda dapat menggantinya dengan susu formula.

5. Semakin Lama Waktu Pemberian ASI, Maka Bayi Akan Semakin Sulit Diberi Makan.

Dalam tahap pertumbuhannya, bayi juga membutuhkan makanan pendamping selain ASI. Biasanya bayi yang sudah berumur enam bulan sudah dapat diberikan makanan selain ASI Kendati demikian, setiap bayi memiliki tahapan yang berbeda beda untuk menerima makanan padat. Oleh sebab itu, anda perlu memberikan si kecil makanan pendamping apabila ia dan anda sudah benar benar siap.

Jadi tidak ada hubungan antara lama pemberian ASI dengan kesulitan memberikan makanan padat pada si kecil. Mitos dan fakta ibu menyusui ini memang harus diperhatikan dengan baik karena berhubungan dengan sistem pencernaan tubuh. ASI baru diberikan ketika memasuki usia 6 bulan karena sistem pencernaan termasuk pankreas sudah berkembang sehingga sudah bisa mencerna makanan selain dari ASI.

Itulah beberapa hal mengenai fakta dan mitos pada ibu menyusui. Dengan mengetahui kebenarannya, anda tidak perlu khawatir lagi saat memberikan ASI pada si kecil. Agar bisa mendukung tumbuh kembang bayi, anda juga perlu memahami waktu yang tepat untuk memberikan asupan makanan tambahan bagi si kecil. Dengan demikian, ia menjadi lebih sehat dan bisa tumbuh dengan baik.

Tagged in:

, ,