Memiliki buah hati yang baru saja lahir tentunya terdapat beberapa tradisi atau kebudayaan orang tua dahulu yang dilakukan mengenai ari-ari. Ternyata terdapat beberapa mitos ari-ari bayi yang perlu Moms ketahui.

Mengenal Fungsi Ari-Ari

Sebelum kita membahas mengenai mitos, maka ketahui beberapa fungsi dari ari-ari, antara lain :

1. Menghubungkan Antara Janin dan Ibu

Fungsi yang pertama yaitu untuk menghubungkan janin dengan ibu. Nantinya ari-ari akan digunakan sebagai jalan saat memasok darah ke bayi agar bayi bisa berkembang. Tidak hanya itu tetapi juga ari-ari bisa memicu pelepasan hormon untuk digunakan dalam proses hamil dan mempersiapkan tubuh dapat menyusui.

2. Memunculkan Hormon Kehamilan

Berikutnya yaitu ketika adanya ari-ari bayi ini akan memunculkan hormon kehamilan. Kemunculan hormon ini memang sudah menjadi hal yang alami ya Moms. Ada beberapa hormon yang tercipta ketika masa kehamilan dan adanya ari-ari tersebut. Sehingga akan menjaga perkembangan janin dan masa hamil nantinya.

Hormon tersebut terdiri dari estrogen yang fungsi untuk mengatur kinerja pada sistem reproduksi wanita. Namun pria juga memiliki hormon ini dan fungsinya sama. Kemudian progesteron untuk mempersiapkan tempat tumbuhnya janin, pemicu produksi ASI, dll. Lalu hCG yaitu hormon untuk mencegah kemunculan menstruasi.

3. Antibodi Pada Janin

Selanjutnya fungsi ari-ari yaitu sebagai antibodi pada janin. Saat janin mulai tumbuh maka ari-ari atau plasenta tersebut akan memberikan antibodi yang dibutuhkan. Sehingga kesehatan janin pada awal pertumbuhan bisa teratasi. Maka dari itu Moms tidak perlu khawatir bagaimana kondisi bayi dari serangan penyakit.

Nantinya ari-ari akan membuang semua sisa – sisa metabolisme yang sudah tidak berguna lagi. Kemudian zat metabolisme yang sudah tidak dibutuhkan tersebut akan dialirkan melalui darah sang ibu. Lalu ketika si ibu juga memiliki metabolisme yang tidak dibutuhkan maka akan dibuang bersamaan.

Mitos Mengenai Ari-Ari Bayi

mitos ari-ari bayi

Setelah Moms memahami tentang fungsi dari ari-ari maka kita akan membahas mengenai mitos nya terutama di Indonesia ini. Mitos – mitos tersebut, yaitu :

1. Menguburkannya Di Sekitar Rumah

Mitos ari-ari bayi yang pertama yaitu menguburkan ari-ari di sekitar rumah. Orang – orang biasa melakukan ini setelah proses lahiran selesai. Lalu saat proses penguburannya nanti, ari-ari dimasukan ke dalam sebuah kendi kecil yang dibungkus kain. Lokasi penguburan bagi kebanyakan orang akan memilih di sudut halaman luar rumah.

Saat setelah melahirkan memang ari-ari tidak akan disimpan dan berpikir untuk dibuang. Namun terlepas dari segala sesuatu yang berhubungan dengan hal gaib tentunya akan memilih untuk menguburnya. Sehingga mustahil bukan jika membuang ari-ari tersebut di tempat sampah atau bahkan dihanyutkan ke sungai.

2. Menguburkan Beserta Barang – Barang Tertentu

Selanjutnya mitos ari-ariĀ  bayi biasanya akan dikuburkan beserta beberapa barang tertentu. Benda – benda yang dikuburkan bersama ari-ari tersebut menggambarkan harapan dari orang tua si bayi. Ketika besar nanti harapannya si anak tersebut bisa menjadi soleh atau soleha dan menjadi anak yang cerdas.

Mitos ari-ari bayi ini sebagai harapan orang tua kepada si bayi agar kelak nantinya menjadi anak yang soleh atau soleha biasanya memberikan tulisan arab. Lalu ada juga yang memberikannya beras merah yang bertujuan sebagai harapan agar si anak menjadi orang sukses.

3. Memberikan Penerangan Atau Lampu

Mitos ari-ari bayi yang terakhir yaitu memberikan penerangan atau lampu di tempat menguburkannya ari-ari. Orang – orang zaman dahulu mempercayai mitos ini karena berhubungan dengan hal gaib. Maka dari itu adanya penerangan ini dipercaya akan menjaga si bayi dari gangguan hal tersebut.

Kemudian terlepas dari hal gaib tersebut juga adanya penerangan ini akan memberikan manfaat dari keluarga si bayi. Nantinya digunakan sebagai penanda dimana letak menguburkan ari-ari.

Apakah Moms Di Rumah Juga Menerapkan Mitos Tersebut?

Dengan demikian, di zaman yang serba canggih dan modern ini tidak sedikit orang – orang masih mempercayai mitos ari-ari bayi tersebut. Mereka selalu menerapkannya ketika melahirkan si bayi karena sudah menjadi budaya orang-orang terutama yang bertempat tinggal di desa.

Semua yang dilakukan keluarga di bayi ini dipercaya akan memberikan dampak bagi masa depannya. Dampak tersebut nantinya entah dari segi keselamatannya atau kesehatan si bayi. Semoga informasi ini bermanfaat!