Salah satu hal yang paling menantang dengan menjadi orang tua adalah membekali anak pengetahuan dengan cara memberikan didikan yang tepat. Setiap orang tua juga pastinya menginginkan anaknya menjadi pribadi yang kuat dan juga bisa menghadapi setiap kekecewaan dan juga kekalahan dengan lapang dada dan bisa bangkit menjadi orang yang lebih baik.

Anak yang mempunyai mental pantang menyerah juga bisa dipastikan memiliki ketabahan yang besar dalam menghadapi kenyataan dan mengejar mimpinya.

Dan berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk menjadikan anak anda menjadi anak yang mentalnya kuat dan pantang menyerah :

1. Menjadikan diri sendiri contoh yang baik untuk anak

membekali anak

Anak-anak cenderung mencontoh orangtua dan keluarga yang mempunyai hubungan yang baik dengannya. Kalau anda mempunyai sikap yang stabil dan juga memiliki komitmen yang kuat, besar kemungkinan anak akan meniru anda.

Anda juga bisa terus membina dan juga mendorong anda untuk bisa menjadi orang yang kuat dan positif sehingga anak juga akan terus meniru anda. Cara yang bisa anda gunakan adalah dengan selalu bersikap dengan tenang dan juga tetap konsisten dalam mengerjakan sesuatu, kalau ada kesalahan juga disarankan untuk mengakui, akan tetapi anda diharuskan untuk tetap jujur dengan diri anda sendiri.

2. Jangan terus menerus menginginkan anak anda sempurna

Kalau anak anda mengerjakan tugas sekolahnya dan hasilnya kurang bagus, jangan lantas anda membantu anak anda. Biarkan anak anda mengerjakannya sendiri dan memperbaikinya sendiri. Ini juga merupakan salah satu cara yang bisa anda gunakan untuk mendorong anak anda untuk mempertahankan ketahanan dan juga mengembangkan mental pantang menyerah.

Dalam dunia psikologi juga sudah dijelaskan bahwa kegagalan nantinya akan bisa membantu anak untuk bisa mempelajari berbagai keterampilan guna mengatasi masalah mereka. Dan ini juga bisa membantu anak untuk lebih memikirkan tindakan dan juga menghindari kesalahan yang sama di masa depan mereka.

3. Berikan pujian untuk anak anda

Dengan pujian, orang tua bisa mempengaruhi pola pikir dan juga mendorong anak untuk bisa terus menghadapi tantangan dengan tekun. Pujian akan mengembangkan pola pikir pada anak anda. Dan dengan pola pikir ini, anak anda bisa mempercayai kalau kecerdasan adalah hal yang personal dan tidak bisa untuk diubah.

Anda juga bisa memberikan pujian pada anak anda dengan pujian telah melewati prosesnya. Karena dengan cara ini, anak akan dibantu untuk terus mengembangkan pikiran untuk bisa berkembang dan juga mempercayai kemampuan mereka untuk bisa tumbuh dan juga kerja keras.

4. Ajari anak anda cara kelola emosi

Untuk mengelola emosi, anda perlu untuk membina emosi anak anda. Dan ini bisa dilakukan guna mengembangkan sifat pantang menyerah. Dan untuk membina emosi anak anda, anda bisa menggunakan beberapa Langkah berikut ini :

Langkah pertama adalah anda bisa memulainya dengan mulai mengajari anak anda semua emosi yang ada, baik emosi yang baik maupun yang buruk. Dengan anak mengenal emosi negatif, anak anda juga bisa mempunyai kesempatan untuk bisa mengenal diri sendiri dan lebih mempelajari cara untuk mengatasi perasaan yang ada dengan efektif.

Dan langkah berikutnya adalah dengan menetapkan batasan untuk anak anda. Kalau anak anda bertingkah tidak wajar atau bertingkah laku buruk, mereka juga akan menghadapi konsekuensinya saat itu juga.

Anda juga bisa memberikan pengertian kepada anak anda bahwa tidak apa-apa kalau merasa tidak baik-baik saja dan juga merasakan marah. Akan tetapi anak anda juga harus mengontrol perasaan marah agar tidak melakukan hal yang tidak diinginkan.

Mereka justru akan mendapatkan masalah bila salah menangani amarah mereka. Misalnya, mengamuk dan melempar barang bukanlah cara bijak menghadapi rasa marah..

5. Mengajari anak anda untuk bisa memecahkan masalahnya sendiri

Penting untuk anak anda juga untuk mengajari anak anda untuk bisa memecahkan masalah mereka. Daripada anda mengoreksi atas masalah yang tengah dihadapinya, anda lebih baik melakukan tukar pikiran untuk menyelesaikan masalah anak anda.

Dengan begini, anak anda akan terlatih untuk menyelesaikan masalahnya. Anda bisa mempertimbangkan hasil dan juga akibatnya pada solusi yang akan dipilih.

Dengan mempraktekkan 5 hal di atas, diharapkan anak anda jadi mengerti bagaimana menghadapi tantangan dan juga bisa membekali anak dengan mental yang kuat. Dan anak-anak juga bisa menerima kegagalan dan juga kekecewaan dengan lebih tenang. Semoga bermanfaat.

Tagged in: