Penyakit hepatitis pastinya sudah tidak asing lagi terdengar di telinga. Banyak sekali dampak yang diakibatkan dari berkembangnya penyakit yang satu ini di Indonesia. Beberapa hal yang dapat terpengaruh yaitu terkait dengan produktivitas masyarakat sampai dengan kehidupan sosial ekonomi. Yuk simak pembahasan terkait hepatitis secara lebih lengkap

Mengetahui Jenis dan Gejala Hepatitis

Baca juga :Jangan Panik! Inilah 7 Cara Ampuh Atasi Campak pada Bayi 

1. Hepatitis Tipe D dan E

Dua virus hepatitis lainnya yaitu VHE (virus hepatitis E) dan VHD (virus hepatitis D). Jenis penyakit ini tidak lazim di Indonesia, tetapi prevalensinya harus dipantau. VHD juga dikenal sebagai virus delta yang diartikan sebagai salah satu jenis virus hepatitis yang terbilang paling langka, tetapi yang paling berbahaya dari semua virus penyakit jenis hepatitis lainnya.

VHD hanya ditemukan pada pasien hepatitis B karena membutuhkan HBV (virus hepatitis B) untuk berkembang biak. VHE memiliki karakteristik yang kurang lebih sama dengan VHA (virus hepatitis A). VHA merupakan jenis virus yang bersifat fecal-oral, atau masuk melalui mulut. Pastikan anda mengetahui hal ini untuk mendeteksi adanya hepatitis lebih dini

2. Hepatitis Tipe C

Orang dengan penyakit hati kronis, seperti sirosis dan kanker hati, lebih mungkin terkena penyakit hepatitis C. Umumnya, infeksi HCV berkembang ke tahap kronis yang memerlukan pengobatan khusus. Sejauh ini, belum ditemukan vaksin yang dapat meminimalkan penyebaran HCV. Apalagi virus ini memiliki jenis gen atau genotipe yang berbeda.

3. Hepatitis Type B

Tidak jauh berbeda dengan type A, hepatitis yang satu ini juga bisa dicegah dengan cara melakukan vaksinasi. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan dini terhadap penyakit hepatitis yang bisa ditularkan lewat berbagai cara. Setiap jenis penyakit ini memerlukan tingkat penanganan yang bervariasi dan perlu dilakukan pemeriksaan oleh tenaga ahli

4. Hepatitis Type A

Ketahui-Gejala-Penyakit-Hepatitis-untuk-Jaga-Kesehatan-Keluarga

Penyebab utama kemunculan penyakit ini yaitu karena adanya infeksi virus yang terjadi pada hati dan kemudian menyebabkan peradangan. Kasus terbanyak di Indonesia yaitu terkait dengan infeksi virus hepatitis A, B dan C (VHA, HBV, HCV). Ketiga virus tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga cara penularannya juga berbeda.

Infeksi virus hepatitis A menyebabkan masalah kesehatan yang paling ringan jika dibandingkan dengan hepatitis lainnya. Umumnya hepatitis A tidak menimbulkan gejala. Gejala infeksi VHA termasuk sakit kepala, mual, muntah, dan penyakit kuning. Penularan VHA bisa terjadi dikarenakan mengkonsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi

Selain itu, hepatitis jenis ini juga bisa ditularkan melalui kontak langsung dengan orang yang sudah mengidap hepatitis A. Penularan akan cepat terjadi melalui hubungan seksual. Jenis penyakit satu ini bisa dicegah dengan cara mengikuti program vaksinasi. Selain itu juga perlu diimbangi dengan pola hidup yang sehat dan juga bersih agar terhindar dari penyakit hepatitis

Seperti HBV, infeksi HCV  bisa ditularkan dengan cara melalui cairan tubuh, transfusi darah, dan transplantasi organ, tetapi pada tingkat yang lebih rendah melalui persalinan dan hubungan seksual. Oleh karena itu, ketika menerima transfusi darah, anda perlu untuk bisa memastikan terlebih dahulu bahwa daerah tersebut sudah melalui tahap uji laboratorium