Vitamin dan mineral untuk anak sangatlah diperlukan agar masa tumbuh dan kembangnya menjadi lebih sempurna. Pada umumnya, anak akan mendapatkan nutrisi yang cukup apabila makanannya seimbang. Namun, pada kondisi tertentu Anda juga harus memenuhi kebutuhan anak lainnya seperti vitamin dan mineral.

Kebutuhan nutrisinya ini bergantung pada usia, berat badan, jenis kelamin, pertumbuhan, serta aktivitas sehari-harinya. Anak-anak yang berbadan kecil dan sedikit berisi tentu memiliki nutrisi yang lebih banyak.

Pemberian suplemen seperti vitamin dan mineral untuk anak, ditujukan memenuhi kebutuhan mikronutrien yang belum dapat dipenuhi secara sempurna dari makanan sehari-hari. Lalu apa sajakah vitamin dan mineral untuk anak? Untuk selengkapnya, Anda bisa simak informasi pada ulasan berikut ini.

  1. Kalsium

Vitamin dan mineral untuk anak yang pertama adalah kalsium. Untuk memperbaiki kesehatan tulang dan gigi, maka kalsium menjadi mineral yang penting untuk Anda penuhi bagi pertumbuhan si anak. Apabila tulang yang dibangun sejak dini sudah banyak, maka ini sangat berfungsi untuk mencegah pengeroposan tulang pada masa mendatang.

vitamin dan mineral untuk anak

Makanan yang memiliki sumber kalsium terbaik ada pada susu, salmon, sayuran, dan ikan. Adapun asupan kalsium yang dibutuhkan setiap usia anak berbeda-beda. Untuk usia 1-3 tahun kalsium yang dibutuhkan 700 mg/hari, usia 4-8 kalsiumnya tahun 1000 mg/hari, dan terakhir untuk yang usia 9-18 tahun sebanyak 1300 mg/hari.

  1. Serat

Sebenarnya serat ini bukanlah termasuk vitamin ataupun mineral. Akan tetapi, ia merupakan sumber nutrisi yang juga mengandung banyak nutrisi penting seperti kalsium, kalium, magnesium, vitamin C, dan vitamin E.

Untuk menjaga dan memperlancar sistem pencernaan anak, maka serat sangatlah dibutuhkan. Jumlahnya hampir sama dengan serat yang dibutuhkan orang dewasa pada umumnya. Misalkan untuk anak dengan usia 4-8 tahun membutuhkan 25 gram serat sehari.

Adapun makanan yang kaya akan serat adalah brokoli, beri, oatmeal, dan alpukat. Selain itu, Anda juga bisa dapatkan sumber serat ini dari kacang-kacangan seperti kacang merah dan juga buncis.

  1. Zat Besi

Untuk pembentukan sel darah merah sangat dibutuhkan zat besi ini. Kemudian zat besi juga akan membantu sel darah merah agar oksigen segera didistribusikan ke seluruh tubuh. Makanan yang mengandung sumber zat besi terbaik adalah daging merah. kacang-kacangan dan sayuran yang daunnya hijau gelap seperti bayam.

Untuk anak berusia dibawah 14 tahun zat besi yang dibutuhkan 7-10 mg/ hari, remaja diatas 14 tahun 11 mg/ hari, dan remaja perempuan yang sudah menstruasi 25 mg/ hari.

  1. Vitamin A

Vitamin dan mineral untuk anak yang berikutnya adalah Vitamin A. Fungsi vitamin A adalah untuk memelihara kesehatan mata, tulang, sel, organ reproduksi, dan sistem imun tubuh. Pada umumnya sumber vitamin A didapatkan dari sayuran, susu, buah-buahan, dan hati. Adapun kebutuhan vitamin berdasarkan usianya adalah:

  • Usia 0-6 bulan 400 mcg/ hari
  • Usia 7-12 bulan 500 mcg/ hari
  • Usia 1-3 tahun 300 mcg/ hari
  • Usia 4-8 tahun 400 mcg/ hari
  • Usia 9-13 tahun 600 mcg/ hari
  • Laki-laki diatas 14 tahun 900 mcg/ hari
  • Perempuan diatas 14 tahun 700 mcg/ hari
  • Ibu hamil 770 mcg/ hari
  • Ibu menyusui 1300 mcg/ hari
  1. Vitamin B

Ada banyak sekali macam dari vitamin B ini antara lain vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niacin), vitamin B6, vitamin B12, dan asam folat. Pembentukan energi yang berasal dari makanan anak Anda akan dibantu oleh Vitamin B.

Tak hanya itu, peran lain dari vitamin B adalah menjaga metabolisme tubuh, kesehatan jantung, dan sistem saraf. Sumber vitamin B bisa Anda peroleh dari daging sapi, telur, ikan, unggas, sayuran hijau, produk susu, kacang polong, dan kacang-kacangan. Berikut daftar usia dan jumlah vitamin B yang diperlukannya.

  • Bayi dibawah 1 tahun 0,5 mg/ hari
  • Bayi dibawah 5 tahun 0,9 mg/ hari
  • Anak usia 4-8 tahun 1,2 mg/ hari
  • Anak usia 9-13 tahun 1,8 mg/ hari
  • Remaja diatas 14 tahun 2,4 mg/ hari
  1. Vitamin C

Vitamin C akan berfungsi untuk menyerap zat besi, meningkatkan sistem imun, memelihara kesehatan kulit, jaringan, dan tulang. Vitamin C ini umumnya banyak terdapat di jeruk, paprika hijau, paprika merah, sayuran, brokoli, dan tomat. Berikut jumlah vitamin C yang dibutuhkan sesuai usianya.

  • Usia 0-6 bulan 40 mg/ hari
  • Usia 7-12 bulan 50 mg/ hari
  • Usia 1-3 tahun 15 mg/ hari
  • Usia 4-8 tahun 25 mg/ hari
  • Usia 9-13 tahun 45 mg/ hari
  • Laki-laki 14-18 tahun 75 mg/ hari
  • Perempuan 14-18 tahun 65 mg/ hari

Itulah jenis vitamin dan mineral untuk anak Anda. Agar proses pertumbuhan dan perkembangannya sempurna, maka semua poin di atas harus dipenuhi dan disesuaikan juga dengan jumlah yang dibutuhkan. Untuk anak-anak yang punya penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter atau ahli gizi untuk memilih sumber vitamin dan mineral untuk anak yang cocok.