Masa kehamilan menjadi momen bahagia yang paling ditunggu pasangan suami istri. Kehadiran anugerah baru dalam kehidupan keluarga, seolah memperlengkap kebahagiaan. Orang tua selalu dibuat takjub dengan setiap perkembangan si janin, dan tidak sabar menanti hari kelahiran. Untuk mengetahui tumbuh kembang janin, anda bisa melakukan USG kehamilan. Ada beragam jenis alat USG yang digunakan para medis, berikut ulasannya.

Gunakan Gelombang Suara saat USG Kehamilan

ultrasound cek kehamilan

1. USG Kehamilan Standar

Ibu hamil pastinya akrab dengan tes USG, alat medis untuk mendeteksi kehamilan. Selain itu USG berfungsi untuk melihat perkembangan janin di dalam kandungan. Jenis USG standar sering digunakan hampir di semua rumah sakit dan klinik bersalin. Cara penggunaannya dengan menempelkan stick berbentuk transducer. Kemudian digerakkan diatas perut ibu hamil, selanjutnya menampilkan gambar janin di dalam layar.

2. USG Dimensi

Jenis USG ini terdiri dari tiga tipe yang biasanya digunakan oleh para dokter kandungan. Meskipun cara pemakaiannya hampir sama, tetapi menghasilkan potret janin yang berbeda. USG kehamilan dua dimensi memberikan hasil gambar janin yang samar-samar, dan hanya bisa dimengerti oleh dokter. Anda hanya dapat mengetahui perkembangan janin dari penjelasan si dokter. Waktu pemeriksaan biasanya hanya berlangsung selama 20 menit.

Selanjutnya tes USG tiga dimensi yang memungkinkan dokter menganalisis janin lebih akurat. Hal ini karena alat USG didesain lebih canggih sehingga bisa melihat organ vital bayi. USG 3D dapat membantu untuk mendiagnosis gangguan kehamilan, yang rentan terjadi pada trimester pertama. Sayangnya tidak semua rumah sakit punya fasilitas USG 3D, dengan tenaga yang sudah terlatih. Padahal hasil gambar janin bisa terlihat lebih jelas dan detail.

Tidak cukup dengan kehadiran USG 3D, kini USG kehamilan dibekali teknologi empat dimensi. USG 4D ini menghasilkan video pergerakan bayi, dan memperlihatkan wajah bayi dengan jelas. Perkembangan kehamilan bisa ditampilkan lebih jelas dan akurat, serta bisa mendeteksi kecacatan. Dokter biasanya hanya memberikan penjelasan singkat dan pantangan saat ada gangguan. Namun tidak semua rumah sakit sudah dilengkapi alat USG 4D.

ultrasound janin
3. Doppler Ultrasound

Jenis USG ini bisa digunakan untuk memperkirakan aliran darah dalam kandungan. Pembuluh darah akan memantulkan gelombang ultrasound, yang berasal dari sirkulasi sel darah merah. Alat ini berfungsi untuk mengukur darah, apakah bisa mengalir dengan baik pada janin atau tidak. Biasanya metode USG ini digunakan pada ibu hamil yang menderita tekanan darah tinggi.

checkup kondisi bayi bulanan
4. Echocardiography

Jenis pemeriksaan kandungan ini populer dengan nama Fetal Echo. Dokter dan ibu hamil dapat melihat detak jantung si janin apakah masih bekerja atau tidak. USG kehamilan Fetal Echo biasa dilakukan pada trimester kedua, yaitu masa kehamilan antara minggu ke 18-24. Alat bisa mendeteksi cacat jantung secara cepat jadi segera ditangani oleh pihak dokter.

USG Kehamilan
5. USG Transvaginal

Alat USG bisa menghasilkan gambar janin dengan jelas, terutama pada pemeriksaan awal trimester pertama. Jenis USG dikhususkan pada ibu hamil yang memiliki kelebihan berat badan. Caranya dengan memasukkan alat sensor dengan ultrasound kecil ke dalam vagina. Lalu alat akan memeriksa denyut jantung si janin dan ditampilkan pada layar monitor.

Pemeriksaan USG sering dilakukan untuk melihat perkembangan janin di dalam kandungan. Ada beberapa jenis USG yang bisa digunakan tergantung dari kebutuhan masing-masing ibu. Semakin bagus USG mendeteksi janin maka harga pemeriksaan juga bertambah mahal. Namun untuk memeriksa ada atau tidak kelainan pada janin, anda membutuhkan alat USG yang lebih canggih. Jadi semua kembali pada pilihan masing-masing individu.

Kunjungi juga youtube channel detikbayi