Menjadi seorang orang tua baru memang akan memperindah kehidupan moms dan pasangan. Namun, seringkali para orang tua masih sering bingung menentukan jenis suara bayi nangis.

Seperti yang kita ketahui, seorang bayi memang tidak mungkin langsung berbicara untuk menyuarakan keinginannya. Namun, sama seperti kita manusia, bayi juga memiliki emosi dan kebutuhan. Maka dari itu, penting untuk mengetahui dan membedakan suara tangis bayi untuk dapat memberikan perhatian yang tepat.

Walaupun pada akhirnya, lama kelamaan naluri Moms akan terasah untuk membedakan suara tangis bayi, namun ada beberapa orang tua yang masih kesulitan dan kebingungan dalam hal ini.

Baik orang tua baru, dan orang tua yang sudah pernah memiliki bayi sebelumnya, moms dan pasangan memang diharapkan untuk terus belajar dalam membesarkan seorang anak.

Arti Suara Bayi Nangis

Ada beberapa tanda yang membedakan setiap tangisan dari bayi Anda. Tanda-tanda ini mungkin berbeda pada setiap bayi, namun moms bisa menjadikan ini sebagai pelajaran. Berikut ini beberapa arti suara bayi nangis yang bisa moms pelajari.

1. Lapar

Sama seperti kita, bayi moms membutuhkan makanan yang teratur sesuai dengan umurnya. Biasanya, untuk bayi baru lahir, moms diharapkan untuk memberikannya ASI atau Susu Formula setiap 3 jam sekali. Jika kurang dari itu, ditakutkan bayi akan mengalami dehidrasi dan kurang asupan gizi.

Nah, untuk memberitahu dirinya sedang lapar, seorang bayi yang belum bisa berbicara dan mengerti akan instruksi akan menangis dengan keras. Tangisannya sering kali diiringi dengan berbagai gerakan tertentu yang juga menandakan dia sedang lapar.

Suara bayi nangis jika dia sedang kelaparan biasanya bernada rendah, berulang-ulang dan ritmis. Lalu bayi yang lapar juga akan memasukkan tangannya ke mulut sebagai naluri dia menyusu.

Sinyal lain yang akan dia beri ketika lapar adalah gerakan mulutnya yang seperti menghisap lidahnya sendiri, atau langsung merespon jika moms menyentuh pipinya dengan mencari tangan Moms.

Jika sudah mengetahui keinginan bayi Anda, cepat tanggapi dengan memberinya susu. Jika si bayi terus menangis, ditakutkan dia akan menghirup udara yang berlebih saat menyusu. Hal inilah yang menyebabkan dia muntah saat kenyang dan akan membuatnya semakin tidak nyaman.

2. Lelah atau Tidak Nyaman

suara bayi nangis

Ada banyak hal yang dapat membuat seorang bayi tidak nyaman atau lelah. Cara membedakan suara bayi nangis jenis ini adalah dengan melihat gerakan dan raut wajah bayi tersebut.

Seringkali, jika si bayi mulai lelah atau tidak nyaman dengan posisinya, maka dia akan menangis.

Selain itu, gerakan dan naluri alami seorang bayi jika merasa lelah dan tidak nyaman adalah menguap, menggosok matanya, atau menarik telinganya.

3. Marah atau Muak

Bayi yang marah biasanya disebabkan oleh suara yang terlalu bising, gerakan orang yang berlalu lalang atau mendekatinya dengan tiba-tiba, atau rangsangan lain yang membuatnya stress.

Nah, tangisan bayi akan terdengar rewel dengan diikuti gerakan khusus lain seperti menendang-nendang udara, bergerak gelisah dalam gendongan atau tempat berbaringnya atau bisa juga dia akan memukul dirinya sendiri.

Jika hal ini terjadi, moms bisa menjauhkannya dari kebisingan tersebut atau mengambilnya dari gendongan orang yang tidak ia sukai. Selain itu, jika bayi Moms sudah terbiasa dengan lingkungan tenang, maka dia akan cepat merasa marah jika tiba-tiba dibawa ke lingkungan yang ribut.

4. Bosan

Arti suara bayi nangis selanjutnya adalah arti dari tangisan bosan bayi Anda. Pernahkah moms memperhatikan bayi yang awalnya tenang lama kelamaan menangis kencang? Bisa jadi dia sedang mencari perhatian.

Seorang bayi memang senang mencari perhatian, apalagi jika moms sebagai orang tua terbiasa memberinya perhatian berlebih seperti langsung mendatanginya di detik pertama ia menangis.

Untuk mengatasinya, cobalah untuk membiarkan anak menangis selama 40 detik. Jika dia benar sedang bosan, dia akan diam dengan sendirinya. Namun jika dia masih menangis, berarti dia sedang memberi sinyal kepada Moms untuk memenuhi kebutuhannya. Cara ini jika dilakukan secara berkala mampu mengajarkan bayi untuk menenangkan diri sendiri.

5. Kolik

Terakhir, moms bisa mempelajari suara bayi nangis saat kolik. Kolik adalah suatu situasi dimana seorang bayi akan menangis tanpa moms ketahui penyebabnya. Jika moms sudah mencoba memberinya makanan atau mengecek popoknya namun dia tetap menangis histeris, artinya dia sedang kolik.

Cara mengatasinya cukup mudah, posisikan bayi dengan posisi telungkup dan ayun dia secara perlahan. Bayi akan otomatis berhenti menangis.

Banyak orang yang mengaku terbantu untuk mengurangi kecemasannya saat sudah mengerti cara membedakan suara bayi nangis. Semoga artikel ini dapat membantu Moms!