Diare pada anak menjadi masalah kesehatan yang sering dialami. Penyakit ini menyerang sistem pencernaan dimana sering ditandai dengan sering buang air besar. Tekstur tinja juga lebih encer dibandingkan sebelumnya.  Kebanyakan penyebab dari diare ini adalah infeksi virus, bakteri dan juga parasit. Diare yang dialami anak juga sering disebabkan virus seperti Rotavirus.

Diare ini tidak boleh dianggap sepele karena harus ditangani dengan cepat dan tepat. efek buruknya adalah dehidrasi dan jika tidak segera diatasi akan menyebabkan kematian. Jika diare ini dialami oleh anak balita bahkan dialami oleh anak usia 1 tahun atau dibawahnya maka perlu adanya pendampingan. Diare ini bisa datang kapanpun sehingga orang tua harus siap dan juga siaga. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi diare pada anak yang bisa Anda lakukan:

Berikan Cairan Oralit

Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah berikan cairan oralit. Cairan ini sudah lama dikenal sebagai obat diare pada anak, konsumsi oralit ini juga bisa menjadi pengganti cairan di dalam tubuh yang berkurang sehingga hal ini bisa mencegah diare. Oralit ini biasanya dijual dalam bentuk sachet dan dijual bebas di pasaran.

Jika Anda tidak menemukannya maka Anda bisa membuatnya sendiri di rumah karena bahan untuk membuat oralit ini sangat mudah dan juga murah.  Anda hanya memerlukan air, garam dan juga gula namun pastikan saat pembuatannya ini menggunakan alat yang steril dan tidak terkontaminasi.

diare pada anak 2

Jika Anda menggunakan alat yang tidak steril hal ini akan menyebabkan diare semakin parah. Selain itu Anda harus memberikan oralit secara langsung dan hindari menyimpannya terlalu lama karena efektivitasnya menjadi menurun.

Konsumsi Kentang

Cara mengatasi diare pada anak yang bisa dilakukan selanjutnya adalah memberikan makanan kentang yang mana menjadi obat alami ketika si kecil ini diare. Untuk anak usia 1 tahun ini sudah bisa diberikan makanan padat.

Kentang ini merupakan makanan yang padat serat sehingga hal ini bagus untuk sistem pencernaan. Anda bisa memberikan kentang rebus yang lezat dan juga mudah dicerna oleh anak. Kentang ini juga kaya akan karbohidrat, elektrolit dan juga kalium yang mana cukup untuk bisa menghasilkan energi dalam tubuh. Dengan kentang ini anak tidak akan lemas saat diare.

Yogurt

Untuk anak yang mengalami diare Anda bisa memberikan yogurt karena mengandung probiotik dan juga bakteri yang baik. Hal itu karena bakteri baik ini bisa melawan bakteri jahat yang mana menjadi penyebab diare di dalam usus ini. Dengan pemberian yoghurt gejala diare pada anak akan bisa dikurangi.

Yoghurt juga memiliki banyak nutrisi baik yang mana bagus untuk kesehatan anak. Selektiflah dalam memilih yoghurt, pilih yang memang terbuat dari susu murni dan juga mengandung probiotik. Hindari memberikan yang rendah lemak karena anak membutuhkannya sebagai kalori tambahan. Kalori ini akan diubah menjadi tenaga sehingga anak tidak lemas saat diare.

Akan lebih bagus jika menggunakan tanpa rasa atau plain, kemudian berikan tambahan madu dengan takaran sesuai. Dengan memberikan yoghurt plain dengan madu ini anak bisa pulih dengan cepat. Manfaat lainnya adalah mencegah diare terjadi kembali. Meski anak menyukainya jangan terlalu banyak memberikannya karena sesuatu yang berlebihan itu tidak baik.

ASI

Anda bisa memberikan ASI lebih sering agar anak tidak menjadi dehidrasi. ASI merupakan obat alami dan kaya akan nutrisi yang bagus untuk tumbuh kembang anak. ASI akan membantu proses pemulihan anak yang terkena diare karena kaya akan antibodi sehingga sistem kekebalan tubuh anak menjadi aktif.

Demikian beberapa cara mengatasi diare pada anak yang bisa Anda lakukan, semoga informasi ini bermanfaat.