Sebelum memutuskan untuk menyekolahkan anak ke taman kanak-kanak, pastikan ibu dan ayah memastikan anak benar-benar siap untuk sekolah. Anak yang tidak siap sekolah akan berisiko tidak nyaman, tertekan bahkan stres. Jangan hanya mengandalkan “usia” sebagai indikasi kesiapan anak untuk sekolah, yuk simak bagaimana ciri anak siap masuk sekolah

Tanda Anak telah Siap Sekolah

Baca Juga : Yuk Simak Ciri Penyakit Campak pada Anak dan Cara Menanganinya

1.Dapat Berkomunikasi dengan Jelas

Tanda pertama yang menjadi ciri bahwa anak sudah siap untuk sekolah yaitu dengan memiliki kemampuan berkomunikasi yang jelas. Tidak masalah jika kalimat yang diucapkan belum lancar atau terstruktur dengan baik. Anak setidaknya mampu menjalin komunikasi dua arah kepada orang lain sudah menjadi poin plus yang layak untuk mendapatkan apresiasi

Kemampuan berkomunikasi secara jelas dan dua arah sudah mampu memudahkan proses belajar anak di sekolah. Si kecil akan melakukan lebih dari sekadar mengungkapkan pendapat dan keinginannya. Sebaliknya, pahami materi yang diberikan kepada anak oleh guru. Hal tersebut untuk melatih anak agar bisa lebih siap untuk mengikuti pelajaran sekolah

2.Memahami Instruksi dengan Baik

Aktivitas anak di taman kanak-kanak tidak terbatas pada permainan dan bertemu teman. Ada kalanya guru akan menyampaikan instruksi sederhana yang diberikan kepada siswa didiknya. Untuk memastikan ciri anak siap masuk sekolah ini, perlu dilakukan pengujian agar bisa menentukan apakah anak anda sudah siap untuk dikirimkan belajar ke sekolah

Untuk pengujian, ibu dan ayah dapat memberikan instruksi sederhana kepada anak di rumah, seperti membersihkan mainan setelah digunakan dan mencuci tangan sebelum makan. Jika anak Anda berhasil mengikuti instruksi sederhana ini, Anda dapat yakin bahwa anak sudah siap untuk sekolah dan memahami berbagai instruksi yang diberikan oleh guru

3. bermain dengan Teman Sebayanya

Jangan Abaikan 5 Ciri Anak Siap Masuk Sekolah

Ketika seorang anak memasuki taman kanak-kanak, pastinya akan dapat memiliki banyak teman yang sebaya. Tentu saja, agar kegiatan sekolah menyenangkan maka anak perlu bergaul dengan guru dan teman. Jadi pastikan anak Anda bisa bersosialisasi dan bermain dengan teman sebayanya sehingga tidak akan merasa takut atau tidak nyaman di sekolah.

Meski sederhana, kegiatan yang melibatkan bermain bersama teman di sekolah bisa mengajarkan anak untuk saling menghormati satu sama lain. Padahal, kegiatan cosplay juga bisa mendorong anak untuk berbagi dan tidak egois. Hal ini perlu dilatih pada anak sedini mungkin agar proses tumbuh kembangya bisa sejalan dengan usia fisik anak

4.Lulus Toilet Training

Orang tua jangan pernah anggap guru TK anak sebagai “babysitter” kecil yang ada di sekolah. Jadi ketika anak tiba di sekolah, pastikan mereka telah lulus tahap toilet training. Setelah melewatinya, anak sudah tahu hal yang perlu dilakukan jika setidaknya ingin pergi ke sekolah. Misalnya, minta guru menemani ke kamar mandi. Ini akan meminimalkan risiko anak mengompol

5.Kemampuan Motorik Terasah

Ciri anak siap sekolah tidak hanya tercermin dari usia atau keterampilan sosial anak. Tetapi juga dapat dinilai dari kemampuan motorik kasar dan halus anak. Kegiatan lompat dan lari serta keseimbangan merupakan ciri-ciri motorik anak yang tinggi memasuki taman kanak-kanak. Anak kemudian dapat memiliki kemampuan melempar, menendang dan menangkap bola.

Selain itu, keterampilan motorik anak tercermin dari kemampuannya dalam memegang alat tulis dengan baik, merakit puzzle 4 buah atau lebih, dan membangun bangunan dari balok-balok yang ditumpuk. Jaid pastikan anda melatih anak untuk terus mengasah kemampuan motorik dan lainnya yang telah disebutkan diatas sebelum dikirimkan ke sekolah