Seorang ibu yang baru melahirkan tentu masih butuh banyak bantuan dari orang sekitar. Bantuan untuk merawat bayi baru lahir sekaligus mengurus rumah. Selain itu, ibu juga perlu mengurus diri sendiri agar cepat pulih pasca persalinannya. Umumnya, seorang ibu pasti akan memiliki rasa kekhawatiran akan segala hal, khawatir tidak bisa menjadi ibu yang baik untuk anaknya, khawatir dengan perubahan badan, bahkan khawatir jika bayi tidak mendapatkan ASI yang cukup.

Nah, bagaimana mengetahui bahwa bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup? Beberapa diantaranya adalah saat proses menyusui, Anda harus mendengar suara bayi yang sedang menghisap dan menelan ASI.

Setelah menyusui bayi yang kenyang akan terlihat lebih tenang, santai, dan tertidur dengan nyenyak. Selain itu, ada juga beberapa tanda lain yang bisa Anda gunakan sebagai patokan bahwa bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup.

Tanda – Tanda Bayi Sudah Mendapatkan ASI yang Cukup

Berikut ini beberapa tanda bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup :

Bertambahnya Berat Badan

Adanya peningkatan berat badan bayi tentu sudah menjadi bukti jelas bahwa bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup. Jangan khawatir jika seminggu setelah dilahirkan berat badan bayi justru menurun karena ini adalah hal yang normal.

Hampir semua bayi mengalami hal ini. Namun berat bayi akan bertambah seiring berjalannya waktu selama kebutuhan ASI nya terpenuhi dan tidak ada faktor kesehatan lainnya.

Umumnya, penurunan berat badan yang normal hanya sekitar 5% dari berat lahir untuk bayi dengan bantuan susu formula. Sementara penurunan sekitar 7 hingga 10% pada bayi yang hanya meminum ASI.

Jadi sebagai contoh, jika saat lahir bayi memiliki berat sekitar 3kg dan hanya diberi ASI eksklusif tanpa tambahan susu formula maka penurunan berat badan di minggu pertama menjadi sekitar 2,7kg. Ini masih dianggap normal.

Perlu diingat bahwa bayi juga harus rutin setiap bulan mengikuti pemeriksaan posyandu untuk memastikan perkembangan dan pertumbuhannya sesuai dengan usianya.

Buang Air Kecil Secara Teratur

Bayi baru lahir dengan ASI eksklusif yang masih berusia di bawah 5 hari biasanya buang air kecil hingga 6 kali sehari. Jika mendapat asupan ASI yang cukup, bayi yang berusia lebih dari 5 hari buang air kecil sekitar 6 hingga 8 kali.

Urine normal bayi yang mendapatkan cukup ASI berwarna jernih atau kuning. Sementara tinja pertamanya berwarna gelap dan lengket. Untuk selanjutnya, tinja bayi berwarna kuning cerah jika mendapat ASI yang cukup.

Selalu Terlihat Tenang dan Nyaman

Jika bayi selalu terlihat tenang dan nyaman setelah menyusu ini bisa menjadi indikator bahwa bayi sudah mendapatkan ASI yang cukup. Bayi juga bisa tidur dengan nyenyak tanpa rewel dan merengek.

Tanda – Tanda Bayi Kekurangan ASI

asi yang cukup

Berikut ini beberapa tanda bayi belum mendapatkan ASI yang cukup :

  • Berat bayi menurun. Seminggu setelah lahir bayi memang mengalami penurunan berat badan, namun akan naik setelahnya. Jika berat bayi tidak kunjung naik atau justru terus menurun artinya bayi kurang mendapat asupan ASI. Segera periksakan ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.
  • Feses berwarna gelap. Feses pertama bayi berwarna gelap adalah hal normal. Namun jika lebih dari lima hari namun feses masih terlihat gelap maka Anda perlu waspada.
  • Mulut dan mata bayi terlihat pucat dan kering.
  • Bayi tidak buang air kecil 6 sampai 8 kali sehari atau tidak buang air kecil sama sekali.
  • Urine bayi berwarna kuning
  • Bayi masih rewel meski sudah diberi ASI.
  • Payudara ibu masih terasa berat dan terkadang bengkak.

Lakukan beberapa hal di bawah ini saat menyusui bayi, ini bermanfaat untuk memastikan bayi benar-benar mendapatkan ASI sesuai dengan kebutuhannya.

  • Pastikan bayi benar-benar menghisap dan menelan ASI. Ini bisa dilihat dari cara bayi meneguk ASI dengan mulutnya.
  • Pastikan lidah bayi normal tidak memiliki masalah. Contohnya seperti gangguan lidah tongue-tie yang membuat bayi kesulitan menyusu.
  • Pastikan payudara ibu terasa kosong dan ringan setelah menyusui bayi. Jika masih berat maka bisa dipastikan bayi masih belum menyusu dengan benar.
  • Perhatikan bagaimana sikap bayi setelah menyusu, apakah terlihat tenang atau justru gelisah dan masih mencari ASI kesana-kemari.
  • Perhatikan warna kulit bayi, jika seminggu setelah lahir kulit masih berwarna kuning, sebaiknya bawa ke dokter untuk pemeriksaan bilirubin.

Nah, beberapa ibu menyusui juga kerap mengeluhkan puting yang lecet dan perih. Ini disebabkan lidah bayi yang masih kasar dan juga pelekatan yang kurang benar saat menyusui.

Jadi pastikan saat ibu memeriksakan bayi ke dokter atau posyandu, tanyakan lebih jelas bagaimana cara pelekatan yang benar saat menyusui agar payudara terhindar dari lecet selama masa menyusui.