Memiliki buah hati merupakan impian untuk pasangan suami-istri. Sehingga momen kehamilan kerap dinanti-nantikan. Hal ini pasti memberikan kesan tertentu. Jadi sebagai seorang wanita yang sangat menginginkan segera memiliki buah hati maka harus bisa mengetahui dan memahami kapan masa subur terjadi pada dirinya supaya pembuahan di rahim bisa segera terjadi.

Ciri Masa Subur

Terdapat karakteristik masa produktif yang perlu Anda tahu. Indikator-indikator ini dapat menguatkan prediksi masa subur. Nah, berikut ciri-cirinya.

  1. Lendir dari Mulut Rahim

Perubahan lendir ini bisa menandakan perubahan kandungan hormon estrogen pada badan. Keadaan ini juga jadi ciri apakah ovulasi cepat terjadi. Lendir ini umumnya bercorak bening, licin, serta elastis, seperti putih telur mentah ketika berada dalam masa produktif.

  1. Lebih Bergairah

Ciri masa subur pula dapat ditandai dengan perasaan yang lebih bergairah. Sebagian perempuan umumnya mengalami hal ini, lebih bergairah, serta lebih gampang bersosialisasi saat hadapi masa subur.

  1. Temperatur Basal Badan Meningkat

Temperatur basal maksudnya temperatur badan ketika bangun di pagi hari. Normalnya temperatur basal 35,5–36,6 derajat Celsius. Nah, menaiknya temperatur basal ini dapat menandakan jika badan sedang mengalami ovulasi.

  1. Perih pada Perut ataupun Bagian Punggung

Perih ringan sampai berat pada bagian perut ataupun salah satu bagian punggung, juga dapat menandakan masa subur. Alasannya, sebagian perempuan merasakan hal ini di sekitar masa ovulasinya.

masa subur

Nah, tidak hanya menghitung kapan masa subur terjadi beberapa karakteristik di atas juga bisa jadi ciri jika Anda lagi berada di masa produktif. Yang perlu ditegaskan, meskipun lagi merancang kehamilan, hendaknya tidak perlu fokus pada menghitung masa subur.

Karena, bagi pakar kesuburan dari Rumah Sakit Universal Massachusetts, seseorang yang sangat fokus pada perhitungan masa produktif yang tepat malah bisa membuat tekanan pikiran.

Tetapi, untuk mereka yang belum berencana memiliki momongan. Dapat melaksanakan KB natural bersumber pada hitungan kalender. Hal ini banyak juga dilakukan oleh kalangan perempuan. Sebagai tata cara memperoleh informasi yang akurat.

Tata cara ini bisa dilihat dari kalender masa subur yang Anda miliki. Dengan memanfaatkanya, Anda akan lebih gampang mengendalikan perencanaannya. Sehingga, prosesi menunda kehamilan secara alami dapat dilakukan.

Perhatikan Kalender Masa Subur Supaya Tidak Salah Hitung

Untuk memakai kalender ini memang sedikit memerlukan ketekunan. Ketelitian sampai kecermatan demi menjauhi kesalahan. Berikut pembahasan lengkap terkait tata cara kalender yang dapat Anda tiru.

  • Konsultasi

Walaupun Anda mengenali dengan pasti kapan bertepatan pada masa subur yang dipunya. Anda senantiasa harus mengonsultasikannya dengan pihak dokter. Hal ini dapat meliputi,

  1. Habis melahirkan
  2. Berakhir haid
  3. Stop KB Hormonal
  4. Dalam periode menyusui
  5. Mengarah umur menopause
  6. Siklus haid yang tidak teratur

Sampai beberapa hal lain yang dapat mempengaruhi, pada pemakaian sistem KB kalender. Biasanya, dokter akan melaporkan apakah sistem ini tepat buat Anda.

  • Menguasai Cara Pakainya 

Sistem kalender masa subur, sudah digunakan semenjak dahulu. Mengingat, caranya yang tergolong sederhana serta gampang dipahami. Sehingga tata cara ini banyak dipilih serta diandalkan.

Cara menggunakan sistem ini bisa berdasar dari siklus haid yang Anda alami. Siklus ini dibagi jadi 3 jenis. Ialah, pra ovulasi, ovulasi (masa subur) sampai tidak subur ataupun pasca ovulasi.

Kesempatan cukup besar menanti kehamilan ini yakni hari pertama dari periode infertilitas. Alasannya, perempuan akan menghadapi masa subur saat sebelum serta setelah ovulasi.

Dari informasi ini dapat Anda gunakan sebagai tata cara kontrasepsi. Langkahnya juga sangat mudah.

  1. Catat bertepatan pada siklus bulanan yang Anda alami, minimum 6 bulan berturut-turut
  2. Tandai hari pertama dari siklus haid Anda, dan hari pertama saat haid datang
  3. Tandai juga siklus haid kedepannya
  4. Hitunglah rentang ataupun jumlah hari selama haid pertama serta kedua. Bila jaraknya terkait kurang dari 27 hari. Dianjurkan, sistem kalender tidak digunakan lagi. Karena, hal ini bisa mengurangi keakuratan cara yang Anda lakukan.

Alasan Menunda Kehamilan

Ada beberapa alasan kenapa banyak wanita menunda kehamilan. Berikut paparan pendek yang dapat Anda ketahui.

  • Usia

Banyak yang memperhitungkan aspek usia ikut jadi pertimbangan. Sangat muda ataupun terlampau tua pasti tidak baik untuk proses kehamilan itu sendiri. Karena, umur ini dinilai rentan.

Tetapi, tidak menutup kemungkinan kedua umur ini tidak mendatangkan pengaruh apapun. Ya, hal ini pasti kembali pada keadaan fisik serta mental masing-masing wanita.

  • Aspek Ekonomi

Efek ekonomi yang belum mapan terkadang banyak dijadikan alasan. Para pasangan akan menunda kehamilan. Ketakutan saat tidak sanggup penuhi kebutuhan jadi alasan tertentu.

  • Efek Penyakit Serta Keturunan 

Sesungguhnya aspek ini juga bergantung pada individunya. Tetapi, hubungannya dengan kesehatan pasti harus dicermati. Terlebih yang mempunyai riwayat ataupun efek penyakit berbahaya ataupun kronis.

Saat ini, Anda jadi semakin mengetahuinya? Fungsi dari kalender masa subur yang Anda miliki. Ingin menunda ataupun menyegerakan kehamilan dapat Anda jalani dengan lebih bebas. Apalagi jika Anda memiliki riwayat penyakit dalam rahim sehingga bisa mengetahui dengan cepat penyebab sukar hamil yang terjadi pada diri Anda.

Tagged in: