Memiliki anak jenius mungkin impian bagi setiap orang tua. Tidak sedikit orang tua yang rela merogoh kocek lebih banyak untuk hal tersebut, seperti misalnya memasukkan anak ke tempat les terbaik agar mampu lebih unggul secara akademik.

Anak jenius merupakan anak-anak yang langka dan jarang ditemukan. Seringkali orang tua tidak menyadari bahwa ternyata mereka memiliki anak dengan kecerdasan di atas rata-rata, padahal tanda-tanda anak jenius dapat dilihat sejak anak berusia di bawah 5 tahun. Ciri-ciri apa saja yang nampak? Kali ini, detikbayi.id akan mengulas secara mendalam terkait ciri-ciri anak jenius yang dapat dilihat sejak dini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Anak Jenius?

Sebelum membahas ciri-ciri, penting untuk para orang tua memahami apa yang dimaksud dengan jenius. Anak jenius disebut juga anak gifted / talented. Anak jenius identik dengan anak yang memiliki tingkat kecerdasan (IQ) di atas rata-rata anak normal seusianya. Dibekali dengan IQ yang tinggi, mereka mampu berpikir dan memecahkan persoalan orang-orang yang usianya berada beberapa tingkat di atas usia anak tersebut.

Tingkat kecerdasan (IQ) seorang anak merupakan bawaan sejak lahir, yang diturunkan secara genetik dari orang tuanya. Meski demikian, IQ bisa dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti lingkungan dan proses akademik yang diberikan kepada anak. Menurut Coleman (1985) anak dengan kategori gifted merupakan mereka yang memiliki IQ = 120 ke atas. Sutratinah Tirtonegoro (1984; 29) memberikan penjelasan yang lebih spesifik bahwa anak jenius memiliki IQ kisaran 140-200.

Dalam menentukan anak jenius atau tidak memang dibutuhkan tes IQ yang dilakukan oleh professional dan tidak serta merta bisa nampak secara kasat mata melalui perilaku anak. Namun, ciri-ciri berikut ini merupakan perilaku yang seringkali dimiliki oleh anak-anak pada usia 1-5 tahun sebelum mereka teridentifikasi sebagai anak jenius.

Kemampuan Berbicara

Anak jenius memiliki kosa kata yang lebih banyak dan lebih luas jika dibandingkan anak seusianya. Mereka lebih mampu merangkai kata menjadi kalimat yang bermakna, sehingga mereka memiliki kemampuan komunikasi yang jauh lebih pesat. Hal ini disebabkan oleh perkembangan otak anak jauh lebih pesat karena tingkat kecerdasannya yang berada di atas anak normal seusianya.

Ingatan Yang Baik

Anak jenius memiliki ingatan yang tajam terhadap segala sesuatu yang mereka alami. Sebagai orang tua, sebaiknya paham mengenai hal ini. Apabila anak sering mengingatkan anda akan sesuatu yang anda lupa, bisa jadi anak anda merupakan anak jenius karena memiliki ingatan yang baik.

Memiliki Rasa Ingin Tahu Yang Tinggi

Pernahkan anda bercerita kepada anak kemudian anak menanggapinya dengan sangat antusias? Atau anak selalu meminta alasan terhadap perintah-perintah yang anda berikan, misalnya ‘kenapa saya harus belajar’, dll? Hal tersebut bisa jadi menunjukkan bahwa anak anda jenius. Mulailah untuk memperhatikannya dari sekarang, ya! Jangan malas untuk memberikan penjelasan yang mudah dipahami oleh anak. Jawablah pertanyaan anak dengan sabar dan nada rendah. Jangan menganggap bahwa anak anda pembangkang karena sering bertanya. Anak hanya ingin tau alasan mengapa dirinya harus berbuat demikian.

Memiliki Ketertarikan Sejak Dini Pada Aspek Akademis

anak jenius

Anak sudah gemar membaca, menulis, atau meminta anda untuk membacakan sesuatu? Anda harus bangga dengan hal tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa anak memiliki kemungkinan untuk masuk ke dalam kategori jenius. Jika orang tua lainnya harus berusaha ekstra keras untuk membisasakan anak belajar membaca, menulis, atau mendengarkan, anda justru sebaliknya bukan? Yang harus anda lakukan hanyalah menuruti keinginan anak tersebut. Penuhilah rasa keingintahuan serta ketertarikannya pada ilmu pengetahuan.

Memiliki Fokus Yang Tinggi

Jika anda perhatikan tingkah laku anak, anda akan mengetahui apakah anak fokus pada hal yang sedang dilakukannya. Misalnya ketika anak sedang bermain, apakah dia mudah berpaling dari mainannya karena ada hal lain? Atau anak tidak berkutik dan fokus dengan apa yang dia lakukan saat itu? Anak jenius selalu fokus dengan apa yang sedang dia kerjakan, tidak peduli hal lain yang lebih menarik sedang terjadi di hadapannya.

Mampu Mengungkapkan Perasaannya Dengan Sangat Baik

Biasanya, anak jenius merupakan anak yang senang bercerita mengenai apa yang dia rasakan kepada lawan bicaranya. Karena kemampuan berkomunikasinya yang baik, maka mereka memiliki kemampuan bercerita dengan baik.

Setelah mengetahui ciri-ciri anak jenius di atas, bagaimana hendaknya orang tua menangani kondisi anak?

  1. Pelajari ketertarikan anak pada bidang tertentu. Cari tau mengenai hal tersebut dari sumber terpercaya. Hal ini untuk mengantisipasi apabila anak akan bertanya kembali mengenai hal tersebut dan anda telah mengetahuinya dengan baik. Memiliki anak yang jenius berarti anda harus berusaha lebih keras lagi untuk mengimbangi kecerdasannya.
  2. Konsultasi dengan ahli. Anak jenius merupakan anak berkebutuhan khusus yang memerlukan layanan pendidikan khusus untuk anak berbakat. Mereka tak bisa disamakan untuk menerima materi pelajaran setara dengan anak normal seusianya. Konsultasi dengan ahli juga merupakan upaya untuk mengoptimalkan kognisi anak sesuai kemampuannya sehingga anak dapat berkembang.

Itulah beberapa ciri-ciri anak jenius yang nampak sebelum anak berusia 5 tahun. Orang tua harus memperhatikan hal tersebut agar anak dapat memperoleh penanganan yang tepat sedini mungkin.

Tagged in: