Umumnya usia kehamilan membutuhkan waktu sekitar 280 hari atau 40 minggu. Orang awam biasa menyebutnya 9 bulan masa kehamilan. Namun, karena kondisi tertentu seperti ketuban pecah dini, pendarahan, disfungsi plasenta, dan lain-lain mengharuskan seorang ibu mempercepat proses persalinan lebih awal dari masa perkiraan.

Tentunya semua ibu hamil menginginkan yang terbaik untuk buah hatinya dan bisa melahirkan di waktu yang tepat dan sesuai dengan perkiraan. Bagaimana pula jika persalinan tidak kunjung tiba meski tanggal persalinan sudah lewat dari dua minggu?

Tentu saja akan berbahaya bagi ibu dan bayi yang di kandungan. Bahkan kondisi ini bisa memperlambat proses persalinan dan meningkatkan risiko kesehatan janin.

Perlu beberapa cara alami atau tindakan medis untuk mempercepat proses persalinan. Simak caranya di bawah ini.

Mempercepat Proses Persalinan Menggunakan Cara Alami

  1. Lebih Rutin Melakukan Hubungan Intim

Cara yang pertama adalah dengan rutin melakukan hubungan suami isteri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan berhubungan intim khususnya di usia kehamilan 36 minggu ke atas mampu mempercepat proses persalinan.

Adanya zat prostaglandin di sperma mampu memicu kontraksi persalinan. Jangan lupa untuk memilih posisi ternyaman dan teraman untuk ibu hamil.

  1. Rangsangan Puting Payudara

Cara yang kedua adalah dengan rangsangan puting payudara. Anda bisa melakukannya kapanpun saat santai di rumah. Cara ini lebih sederhana jika dibandingkan dengan harus melakukan hubungan intim.

Anda hanya perlu mengusap lembut atau menyentuh bagian puting secara rata selama beberapa menit. Secara otomatis tubuh akan memproduksi hormon oksitosin.

Hormon oksitosin ini mampu memicu kontraksi persalinan sehingga persalinan bisa lebih cepat dilakukan. Tapi jangan memberi rangsangan secara berlebihan karena bisa over kontraksi dan membahayakan janin di kandungan. Tetap diskusikan terlebih dahulu dengan dokter Anda ya.

  1. Olahraga Secara Teratur

Mempercepat persalinan juga bisa Anda lakukan dengan cara rutin berolahraga. Olahraga yang bisa ibu hamil lakukan seperti jalan santai, squat, kegel, yoga, meditasi, pilates, dan senam hamil dengan bantuan tenaga ahli.

mempercepat proses persalinan

Anda juga bisa berenang namun usahakan tidak menahan nafas terlalu lama dan perlu waspada jika tergelincir karena lantai yang licin.

  1. Pijat Badan

Selama masa kehamilan tentu seluruh tubuh terasa tidak nyaman, sakit, pegal, dan kram sudah menjadi makanan sehari-hari ibu hamil. Terlebih lagi saat hari perkiraan lahir sudah lewat namun persalinan belum kunjung datang. Seorang ibu hamil akan merasa frustasi atau stress.

Siapa sangka dengan pijatan semua itu bisa ibu singkirkan, sekaligus bisa mempercepat proses persalinan. Tentu saja pijatan harus dilakukan oleh tenaga ahli agar tau titik-titik yang boleh dan tidak boleh dipijat.

Biasanya untuk mempercepat proses persalinan, Anda akan dipijat di bagian telapak kaki, betis, telapak tangan, tumit dan panggul. Jangan lupa untuk tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan pijatan ya.

Mempercepat Proses Persalinan Menggunakan Tindakan Medis

Selain menggunakan cara alami, mempercepat proses persalinan juga bisa dilakukan dengan cara medis. Tentu saja cara ini lebih efektif dan juga aman. Apa saja tindakan medis yang dilakukan? Simak di bawah ini.

  1. Menggunakan Obat

Di dunia medis untuk mempercepat persalinan bisa dengan hormon oksitosin sama seperti hormon yang dihasilkan saat merangsang bagian puting. Hormon ini dalam bentuk cairan dan akan disuntikan pada ibu hamil untuk memicu serta memperkuat kontraksi.

Selain itu, ada juga obat yang mengandung hormon prostaglandin selain memicu kontraksi juga berfungsi untuk melebarkan serviks dan mempersiapkan jalan keluar untuk bayi. Dokter akan memasukkan obat ini langsung ke dalam vagina.

  1. Amniotomi atau Memecahkan Kantong Ketuban

Cara medis yang kedua adalah dengan amniotomi atau memecahkan kantong ketuban secara manual. Saat kantong ketuban mulai pecah biasanya seorang ibu hamil akan merasakan kontraksi atau dorongan untuk bersalin secara otomatis.

Namun jika tetap tidak kunjung bersalin, dokter akan segera mengambil tindakan lain untuk mempercepat proses persalinan. Selain itu ada beberapa fakta lengkap air ketuban selama kehamilan yang bisa Anda ketahui untuk menambah wawasan.

  1. Dilatasi Mekanik

Cara yang ketiga adalah dengan memasukkan ke vagina sebuah tabung tipis dengan semacam balon di ujungnya. Nantinya, dokter akan mengalirkan air melalui tabung tipis tersebut hingga balon mengembang dan membantu serviks melebar.

Induksi seperti ini akan dirasakan oleh ibu hamil setelah beberapa jam hingga beberapa hari ke depan. Barulah proses persalinan bisa segera dilakukan.

  1. Operasi Caesar

Cara yang terakhir adalah dengan operasi Caesar, tindakan ini diambil jika semua cara sudah dilakukan. Terlebih lagi jika kondisi ibu hamil dalam masa kritis atau mendesak mengharuskan tindakan secara cepat.

Proses persalinan bukanlah proses yang mudah dilakukan. Perlu dukungan dari orang terdekat terutama suami dan keluarga. Pasca bersalin pun seorang ibu masih harus berjuang untuk mengurus bayi dan juga dirinya.

Proses yang sangat panjang, tetap saja seorang ibu pasti bisa melewati semuanya. Minta bantuan suami untuk menenangkan pikiran dan meringankan pekerjaan. Bagi tugas untuk menjaga bayi saat Anda istirahat. Jangan lupa konsultasikan dengan dokter sebelum dan sesudah masa persalinan demi kesehatan ibu dan bayinya ya.