Cara Memandikan Bayi Baru Lahir – Memandikan bayi yang baru lahir merupakan momen yang sangat menegangkan bagi orang tua baru, bukankah begitu? Tidak sedikit orang tua yang merasa gugup dan khawatir saat memandikan bayi.

Memang benar, memandikan bayi baru lahir itu tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan dengan hati-hati. Oleh karena itu, berikut ini Detikbayi.id, telah merangkum informasi mengenai cara memandikan bayi baru lahir dan informasi penting lainnya.

cara memandikan bayi yang benar

Perlengkapan yang perlu dipersiapkan

Dilansir dari healthline.com, ada beberapa perlengkapan yang perlu Ibu siapkan sebelum memandikan bayi. Di mana  Ibu bisa meletakkan barang-barang ini didekat bak mandi atau di tempat yang mudah dijangkau. Apa saja itu? Berikut ini daftar perlengkapannya:

  • Selimut atau handuk sebagai alas
  • Air hangat
  • Lap atau kain berbahan lembut untuk menyeka tubuh bayi
  • Sabun mandi bayi
  • Popok
  • Handuk bayi

Cara memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya belum lepas

Saat bayi dibawa pulang ke rumah, biasanya tali pusar mereka masih belum terlepas. Selain itu tali pusar bayi biasanya juga masih agak basah, oleh karena itu penting sekali bagi Ibu untuk berhati-hati dan tidak membuat tali pusarnya terkena air.

Nah, jika kondisinya seperti ini, cara memandikannya adalah dengan menyeka tubuh bayi dengan washlap atau kain lembut.  Berikut ini caranya:

Baringkan bayi di permukaan yang datar

Pilih ruangan yang hangat untuk mandi, lepaskan pakaian dan popok bayi. Lalu alasi dengan handuk. Kemudian, baringkan bayi di permukaan datar seperti lantai, meja ganti popok, atau di tempat tidur. Baringkan bayi telentang, kemudian tahan bagian belakang kepala dan lehernya dengan salah satu tangan Ibu, ya!

Usap dengan lembut

Cara memandikan bayi baru lahir adalah dengan memulai dari wajah dan bagian atas kepala bayi. Pertama-tama, celupkan kain bersih ke dalam air hangat. Gunakan air hangat tanpa sabun untuk langkah ini agar sabun tidak masuk ke mata atau mulut bayi. Usap dengan lembut bagian atas kepala dan sekitar telinga luar, dagu, lipatan leher, dan mata.

Kemudian tambahkan satu atau dua tetes sabun ke dalam air hangat. Celupkan kain lap ke dalam air sabun dan peras. Gunakan air sabun untuk membersihkan seluruh bagian tubuh.

Untuk membersihkan alat kelamin dan pantat bayi, Ibu bisa mulai membersihkan dari depan ke belakang. Setelah itu angkat bayi dengan kedua tangan Ibu dan selimuti dengan

Angkat bayi dengan kedua tangan Anda dan bungkus dengan handuk kering. Pastikan semua bagian sudah bersih.

Lap bayi hingga kering

Keringkan kulit bayi Ibu, jangan sampai ada yang masih basah. Perhatikan bagian lekukan dan lipatan kulit. Setelah itu pakaikan bayi popok dan baju.

Cara memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya sudah lepas

Setelah tali pusar bayi Ibu sudah terlepas dan bekas lukanya mengering, Ibu sudah bisa memandikan bayi di dalam bak mandi bayi. Langkahnya juga mudah, berikut cara memandikan bayi baru lahir yang tali pusarnya baru lepas:

Siapkan air hangat di dalam bak mandi

Siapkan bak mandi bayi dengan air hangat (dengan suhu kira-kira 37 derajat Celsius) setinggi 5 sentimeter. Kemudian pindahkan bayi ke dalam bak mandi dengan posisi agak tegak. Ibu bisa menahan bagian belakang kepala dan leher bayi dengan tangan.

Usap tubuh dengan lembut

Ibu bisa mulai mengusap dengan lembut wajah, kepala, dan tubuh bayi dengan memakai kain. Kemudian, tuang sabun mandi yang aman untuk bayi baru lahir pada kain. Usap lagi wajah dan seluruh badan bayi, jangan lupa untuk membersihkan setiap lekukan dan lipatan tubuhnya, ya! Kalau untuk kedua kelopak mata bayi, Ibu bisa membersihkannya dengan kain lembut atau kapas yang tidak banyak seratnya. Setelah itu bersihkan pantat bayi dan alat kelamin mulai dari depan ke belakang.

Biarkan bayi menikmati waktu mandi

Untuk memberi stimulasi indra pada bayi Ibu, biarkan dia menikmati waktu mandinya dan tuangkan air hangat ke perut dan bahunya pelan-pelan. Setelah itu angkat bayi dengan kedua tangan dan selimuti dengan handuk. Selain itu bisa bisa memeluk dan menimang bayi untuk menjalin ikatan dan kasih sayang antara Ibu dan bayi.

Hal yang perlu diperhatikan agar kulit bayi tidak cepat kering

Karena kulit bayi itu lebih tipis dan rapuh dari kulit orang dewasa. Maka kulit bayi  membutuhkan perawatan yang sangat lembut. Selain itu kulit bayi biasanya menyerap dan menurunkan kelembaban lebih cepat, sehingga membuatnya mudah kering. Namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai cara memandikan bayi baru lahir tanpa membuat kulit kering:

  • Pastikan bayi Ibu mandi tidak lebih dari 10 menit. Selain karena dapat membuat kedinginan, mandi terlalu lama dapat membuat kulit bayi keriput.
  • Oleskan pelembap setelah mandi. Ibu dapat menggunakan krim pelembab dengan kandungan lanolin yang mampu melindungi kulit bayi dari iritasi, seperti ruam popok dan ruam pipi.
  • Hindari penggunaan sabun yang mengandung deterjen dan banyak busa. Karena busa dapat menghilangkan minyak alami dari kulit. Hindari juga sabun antibakteri yang kaya akan wewangian karena bisa mengiritasi kulit. Pilih sabun yang memiliki pH netral.
  • Ibu juga bisa memberikan baby oil setelah badan bayi kering.

Demikianlah informasi mengenai cara memandikan bayi baru lahir, semoga dapat membantu ibu hamil muda sebagai persiapan saat nanti saat si jabang bayi lahir.