Selama di dalam kandungan bayi terus mengalami perkembangan. Tidak terkecuali pertumbuhan rambut. Itulah mengapa begitu lahir sudah terlihat helaian rambut tipis maupun tebal. Proses ini terjadi saat usia kehamilan memasuki 8 hingga 12 minggu. 

Pada dunia medis lanugo adalah momen ketika semua bagian tubuh ditumbuhi bulu halus kecuali telapak tangan dan kaki, serta bibir. Folikel pada janin terbentuk saat berusia 8 minggu, perkembangan terus berlanjut hingga usia kandungan 6 bulan. Tekstur rambut selama dalam kandungan masihlah halus dan tipis.

Fase Pertumbuhan Rambut Bayi Terjadi Sejak dalam Kandungan

Selama perkembangannya dalam kandungan, bayi mengalami tiga fase pertumbuhan rambut. Yaitu Anagen (pertumbuhan), Katagen (peralihan), Telogen (penyempurnaan). Sehingga begitu terlahir orang tua bisa melihat terdapat bulu-bulu halus pada kepala buah hatinya.

Hair baby merupakan helaian bawaan si kecil, nantinya akan rontok saat memasuki usia enam bulan. Siklus ini merupakan hal yang alami, artinya ibu dan ayah tidak perlu khawatir bila buah hati mengalaminya. Proses kerontokan bahkan bisa terjadi kala si kecil masih berusia tiga bulan.

pertumbuhan rambut

Setelah fase kerontokan berlalu, maka pertumbuhan rambut akan muncul bulir permanen yang lebih tebal. Umumnya anak sering menggaruk kulit kepala lantaran terasa gatal. Seiring waktu genetik orang tua akan terlihat jelas. Misalkan ayah atau ibu memiliki tekstur ikal, maka besar kemungkinan anak juga menurun. Termasuk pula dengan warna dan tekstur helaiannya, pasti sebagian besar mirip dengan salah satu orang tua.

Kekhawatiran muncul ketika ibu atau ayah mempunyai gen rambut tipis. Sebagai orang tua tentu mengharapkan bayi terlahir dengan kesempurnaan fisik, tidak terkecuali pertumbuhan rambut. Maka dari itu manfaatkan cara menyuburkan pertumbuhan rambut sejak dalam kandungan. Yaitu dengan mengkonsumsi makanan kaya akan vitamin, protein dan asam folat. Semua itu diperlukan sebagai zat utama pembentukan folikel dalam kandungan.

Makanan Bagi Ibu Hamil untuk Pertumbuhan Rambut 

Ibu bisa mengupayakan agar pertumbuhan rambut bayi selama dalam kandungan berjalan optimal. Meskipun berasal dari pemilik gen rambut tipis, bukan tidak mungkin buah hati mempunyai rambut lebat. Caranya dengan memperhatikan asupan nutrisi selama menjalani kehamilan. Satu-satunya hal yang mendorong aktif perkembangan janin adalah makanan.

Disarankan untuk ibu mengkonsumsi vitamin dan mineral, lantaran terbukti bagus untuk perkembangan janin. Kacang hijau juga diyakini mampu membantu perkembangan folikel hair baby. Berkat kandungan asam folat, kalsium, serat, dan protein di dalamnya. Termasuk pula mendukung proses pertumbuhan tulang, jantung, saraf, dan otot  pada janin.

Ada pula alpukat yang mengandung mineral, vitamin E, dan vitamin B, sehingga tidak berlebihan bila mendapat julukan super food. Ibu juga sekaligus bisa merasakan manfaat baik dari rutin mengkonsumsi alpukat. Air kelapa sendiri disebut menjadi diuretik alami, bagus untuk membuang zat-zat beracun. Jangan lupakan untuk mencoba kacang-kacangan seperti, almond, pecan, kenari dan banyak lagi. Sudah bukan rahasia biotin dalam kacang-kacangan bagus bagi perkembangan janin.

Tambahkan pula omega 3 dan asam folat pada telur dan ikan. Tidak buruk rasanya menambahkan telur sebagai menu sarapan ibu. Agar bayi memperoleh asupan lain, seperti zinc dan zat besi. Ikan salmon disebut sebagai pilihan terbaik bagi ibu yang mencari asam lemak baik.

Rutin Mengaplikasikan Vitamin Rambut Setelah Kelahiran

Berhubung rambut bayi akan rontok saat memasuki usia 3 hingga 6 bulan, maka diperlukan pula langkah perawatan setelah kelahiran. Ibu bisa mengaplikasikan bahan-bahan alami yang merangsang pertumbuhan folikel. Diantaranya adalah lidah buaya, seledri, dan kemiri.

Namun, bila ibu tidak memiliki waktu yang cukup untuk membuat sendiri vitamin bagi si kecil. Maka bisa mencoba vitamin rambut racikan pabrikan. Tentunya harus selektif, dengan mencari komposisi tanpa bahan kimia. Vitamin memang memberikan nutrisi lebih pada kulit kepala anak. Sehingga kedepannya menghasilkan rambut tebal dan berwarna hitam berkilau.

Stimulasi dan buatlah kepala si kecil rileks dengan memberi pijatan lembut setiap kali mengaplikasikan vitamin. Cara ini ampuh membantu folikel-folikel cepat bertumbuh. Jika ibu memutuskan memilih vitamin buatan pabrik, pilihlah yang memang khusus untuk usianya. Pasalnya kulit anak cenderung lebih sensitif sehingga sangat mudah mengalami cedera. Umumnya vitamin untuk bayi mengandung chamomile oil tea tree dan minyak kemiri.

Lantas bolehkah ibu mencukur rambut bawaan si kecil? Boleh-boleh saja, asal dilakukan dengan hati-hati. Banyak pula orang tua yang mempertahankan hair baby si kecil lantaran tidak ingin merubah tekstur. Mencukur rambut akan membantu proses pertumbuhan bulir permanen. Itulah mengapa setiap kali habis di cukur buah hati semakin mempunyai rambut yang lebat. Seusai dicukur pastikan ibu rutin mengaplikasikan vitamin rambut. Demikianlah pembahasan seputar pertumbuhan rambut bayi kali ini, semoga membantu.