Apakah Moms salah satu penggemar susu beruang? Jika iya, apakah susu beruang aman dikonsumsi oleh ibu hamil? Yuk, simak informasinya berikut ini.

Susu beruang merupakan produk susu steril olahan. Produk susu beruang mengklaim bahwa susu yang dibuat tidak mengandung bahan pengawet dan telah melalui tahap sterilisasi sehingga dapat langsung dikonsumsi.

Sterilisasi susu merupakan prosedur pengawetan susu dengan cara memanaskan susu sampai suhunya di atas titik didih. Sterilisasi ini dilakukan agar semua mikroorganisme, termasuk spora bakteri, yang sangat resisten bisa musnah / tereliminasi. Sterilisasi juga menghilangkan beberapa zat penting pada susu seperti protein dan vitamin penting. Vitamin yang hilang tersebut dapat digantikan dengan mengkonsumsi vitamin tambahan seperti vitamin B1, B2, B6, dan B12.

Susu merupakan pelengkap gizi bagi ibu hamil. Kandungan nutrisi pada susu sangat bagus untuk tumbuh kembang janin. United States Department of Agriculture, memberikan rekomendasi ibu hamil untuk konsumsi susu sebanyak 3 gelas per hari untuk memenuhi segala kebutuhan kalsium, protein, dan vitamin D bagi janin yang dikandungnya.

Faktanya, susu beruang aman dikonsumi oleh ibu hamil karena kandungan gizinya yang baik untuk janin. Menurut ahli kesehatan, sebaiknya ibu hamil mengkonsumsi susu yang telah dipasteurisasi / disterilkan. Susu yang tidak melalui tahap sterilisasi memiliki resiko mengandung bakteri dan mikroorganisme lain yang berbahaya bagi kesehatan ibu maupun janin.

Meskipun susu beruang aman dikonsumsi oleh ibu hamil, namun susu beruang bukan merupakan susu khusus ibu hamil. Susu beruang mengandung beberapa nutrisi penting seperti karbohidrat, protein, dan lemak yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Namun, beberapa vitamin seperti vitamin D, kalsium, folat, zat besi, masih sedikit kandungannya pada susu beruang, sehingga ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi susu khusus untuk ibu hamil.

Bagi Moms yang ingin mengkonsumsi susu untuk ibu hamil, Moms harus pintar-pintar memilihnya berdasarkan kandungan nutrisi yang terkandung pada susu tersebut.

Manfaat Susu Beruang Bagi Ibu Hamil 

Ibu Hamil Minum Susu Beruang 3

  1. Sumber Kalsium

Para ahli kesehatan merekomendasikan untuk konsumsi sebanyak 1.000-4.000 miligram sehari. Mengapa demikian? Karena kalsium penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi janin. Selain itu, kalsium memiliki peran utama dalam membantu tumbuh kembang otot, jantung bayi.

Konsumsi kalsium yang cukup akan mengurangi resiko hipertensi pada ibu hamil. Ibu hamil disarankan untuk mengkonsumsi kalsium yang cukup, terutama kebutuhan pada 3 bulan sebelum persalinan karena pada usia kehamilan tersebut, kebutuhan akan kalsium meningkat.

Apabila ibu hamil tidak mengkonsumsi kalsium yang cukup, janin akan mengambil kebutuhan kalsium dari tulang ibunya. Untuk itu, penting sekali bagi ibu hamil mencukupi kebutuhan kalsium agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  1. Memenuhi Kebutuhan Protein

Pada ibu hamil, protein penting sekali untuk meningkatkan produksi sel darah merah. Apalagi saat mengandung, Moms akan memproduksi darah 2 kali lebih banyak. Protein juga membantu meningkatkan perkembangan otak janin.

Ahli kesehatan menyarankan ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan protein per hari sebanyak 61gr pada trimester pertama, 70gr pada trimester kedua, dan 90gr pada trimester ketiga.

Moms bisa mengkonsumsi makanan yang tinggi akan kandungan protein seperti kacang-kacangan, susu, telur, dan daging tanpa lemak. Pastikan Moms mengolah makanan tersebut dengan benar sampai matang sempurna, ya. Pilihlah susu yang telah disterilisasi untuk mengurangi resiko terpapar bakteri.

  1. Asupan Vitamin D

Konsumsi vitamin D harus bersamaan dengan asupan kalsium, karena tanpa kalsium penyerapan vitamin D tidak akan maksimal. Vitamin D sangat dibutuhkan untuk menghindari terjadinya komplikasi pada ibu hamil.

Konsumsi vitamin D yang disarankan untuk ibu hamil adalah sebanyak 200IU per harinya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar vitamin D yang dikonsumsi selama kehamilan dapat meningkatkan pertumbuhan tulang dan meningkatkan faktor pertumbuhannya seperti insulin.

Moms bisa memenuhi asupan vitamin D dengan mengkonsumsi suplemen atau makanan-makanan yang kaya akan vitamin D seperti daging ikan salmon, sarden, telur, daging merah, dan susu.

Alternatif Susu Pengganti Susu Sapi

Apabila Moms alergi dengan susu sapi, beberapa susu di bawah ini dapat menjadi alternatif untuk mencukupi kebutuhan nutrisi yang diperlukan selama kehamilan:

  1. Susu Almond

Susu almond mengandung berbagai macam nutrisi penting seperti kalsium, protein, lemak, vitamin D, E, dan A yang sangat baik bagi ibu hamil dan janin. Susu almond sangat baik dijadikan sebagai pengganti susu sapi karena kandungan nutrisinya yang sangat baik karena tanpa kolesterol.

  1. Susu Kedelai

Susu kedelai merupakan susu dengan kandungan lemak jenuh dan kolesterol yang rendah namun kaya akan kandungan protein, mineral, dan berbagai macam vitamin sehingga sangat baik menjadi pengganti susu sapi.

  1. Susu Oatmeal

Oatmeal sangat kaya akan nutrisi penting seperti serat tak larut, karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral. Susu oatmeal kaya akan kandungan asam folat yang baik untuk perkembangan otak janin, itu sebabnya susu oatmeal sangat baik dijadikan alternate pengganti susu sapi.