Bibir sumbing adalah salah satu kondisi dimana bibir anak terlahir berbeda dengan kondisi bibir orang kebanyakan. Bibir sumbing ini termasuk kedalam kondisi cacat lahir pada wajah anak.

Keadaan ini terjadi dikarenakan anak tidak berkembang secara sempurna di dalam kandungan sehingga terjadi adanya kondisi tertentu yang tidak biasa.

Bibir sumbing ini juga mempunyai beberapa gejala, beberapa di antaranya adalah adanya belahan pada bibir dan juga langit-langit mulut yang berefek pada perubahan kedua sisi pada wajah dan juga adanya belahan pada bibir yang ada seperti takik kecil dan memanjang dari bibir.

Bibir sumbing juga mempunyai beberapa jenis yang tidak terlihat secara kasat mata akan tetapi akan muncul di saat anak berkembang. Bibir sumbing ini juga mempunyai beberapa penyebab, di antaranya adalah dikarenakan sindrom yang muncul pada saat masih berada dalam kandungan yaitu sindrom DiGiorge dan juga sindrom Pierre Robin.

Beberapa Faktor dari Bibir Sumbing

  • Terkena zat tertentu yang disebabkan ibu yang merokok maupun minum miras selama hamil
  • Obesitas selama kehamilan
  • Kurangnya asam folat
  • Gen dari orang tuanya
  • Adanya konsumsi obat tertentu, seperti obat anti kejang ataupun obat steroid.

Anak dengan bibir sumbing juga bisa dikatakan sedang berada dalam keadaan yang tidak biasa, dan hal ini juga bisa berpengaruh ke kesehatan dan juga kesehariannya seperti berikut ini :

  • Kesulitan dalam makan dan minum
  • Kesulitan dalam berbicara, terutama dalam mengucapkan beberapa huruf mati
  • Bisa menyebabkan adanya komplikasi yang berbahaya bagi anak.

Komplikasi Bibir Sumbing yang Kemungkinan Bisa Terjadi

  • Kesulitan anak dalam menyusu ibu. Dengan kondisi bibir sumbing akan menyebabkan celah pada langit-langit yang ini membuat anak menjadi kesulitan menyusu ibu.
  • Adanya resiko infeksi telinga dan juga gangguan pendengaran dikarenakan adanya cairan tengah.
  • Mempengaruhi perkembangan gigi dan beresiko untuk mengalami tooth decay.
  • Mempengaruhi suara anak. kondisi bibir sumbing akan menyebabkan adanya celah pada langit-langit dan suara anak kemungkinan besar akan terdengar se
  • Didiskriminasi oleh teman dan mengalami masalah sosial dan juga emosional dari sekitarnya.

Oleh karena itu, untuk anak bibir sumbing disarankan untuk segera ditangani. Dan disarankan untuk rutin memeriksakan anak ke dokter spesialis THT, dan juga dokter gigi.

bibir sumbing

Dan kemudian, setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, anak anda juga bisa dioperasi bibir sumbing di usia 3-12 bulan tergantung nanti keputusan dokter. Biasanya keputusan dari dokter juga dilihat dari kondisi bibir sumbingnya seberapa parah.

Operasi yang dijalankan ini bisa membuat anak berbicara dengan normal kembali. Dan operasi bibir sumbing juga membutuhkan operasi kedua yang juga disebut dengan nama pharyngoplasty yang biasa dilakukan pada usia 5 tahun ke atas.

Akan tetapi operasi ini juga tidak langsung menjamin kesehatan anak anda bisa pulih kembali. Dokter biasanya  akan melakukan operasi tambahan untuk membentuk bibir dan juga kondisi mulutnya menjadi lebih sempurna.

Selama anak menjalani pengobatan untuk bibir sumbing, anda bisa menjalani beberapa cara di bawah ini untuk bisa mengurangi rasa tidak nyaman yang kemungkinan besar akan dialami anak anda :

  • Memberikan dukungan dalam menyusui. Anda bisa memposisikan bayi di payudara anda yang bisa memudahkannya untuk menyusu. Dan anda juga bisa memberikan makan pada anak anda dengan menggunakan botol khusus.
  • Memantau pendengaran anak dengan cara menggunakan alat bantu denga
  • Mendukung anak dengan memberikan terapi untuk berbicara dan juga berbahasa untuk orang tua terus bisa memantau bahasa dan juga perkembangan bicara anak.
  • Memberikan fasilitas orthodonti yang memadai dengan memeriksakan anak di dokter gigi secara rutin.

Kalau anda tidak mau anak anda terkena bibir sumbing, anda juga bisa mencegahnya. Meskipun tidak bisa 100% dicegah, tapi bibir sumbing bisa dikurangi faktor resikonya dengan menggunakan beberapa hal berikut ini :

  • Melakukan konseling genetic. Perlu orang tua beritahu kepada dokter kalau orangtua mempunyai riwayat keluarga bibir sumbing.
  • Mengkonsumsi vitamin prenatal semenjak orang tua berencana untuk hamil. Tentu saja hal ini juga harus dikomunikasikan dengan dokter terlebih dahulu.
  • Menghindari untuk merokok dan juga mengkonsumsi alkohol ketika hamil. Ini dikarenakan konsumsi alkohol dan juga tembakau selama hamil akan meningkatkan resiko anak lahir dalam keadaan cacat.

Nah demikianlah penjelasan mengenai bibir sumbing pada anak. Semoga bisa bermanfaat.

Tagged in: