Kejadian unik emang sering terjadi di dunia. Untuk memastikan kesehatan dan kondisi normal janin emang diwajibkan para ibu mengandung untuk melakukan ultrasound secara rutin. Ultrasound yang rutin sesuai dengan rekomendasi dokter bisa membuat Anda melakukan pencegahan pertumbuhan janin yang tidak normal.

Bayi Lahir dengan dua Mulut

Sesuai dengan laporan jurnal BMJ yang dikutip situs detikbayi. Bayi yang baru lahir ini direkomendasikan ke otolaringologi (spesialis telinga hidung tenggorokan bedah kepala leher.) setelah menemukan keanehan dalam ultrasound. Kejadian aneh yang tak terhitung emang kerap terjadi di kehidupan manusia. Dalam salah satu ultrasound yang dilakukan pada trisemester, dokter menemukan keanehan di area bibir sebelah kanan bayi.  Tetapi ahli ultrasound prenatal tidak dapat memutuskan kondisi yang mereka lihat. Segala jenis kemungkinan bisa terjadi mulai dari kista, displasia fibrosa atau teratoma dan berbagai hal lainnya menurut aspek medis.

Peringantan Gambar dibawah ini akan sedikit menganggu / Disturbing Picture
Bayi lahir dengan dua mulut
bayi lahir dengan dua mulut

Bayi perempuan ini pun terlahir dengan dua mulut. Mulut kedua yang kecil ini lengkap dengan rongga mulut, lidah kecil, dan gigi. Lidah yang kecil ini bergerak sinkron dengan lidah utama bayi ketika minum susu. Beruntungnya rongga mulut kedua ini tidak menganggu kemampuan bernafas dan makan bayi kecil ini.

Diprosofus atau duplikasi di bagian struktur kepala adalah kejadian yang sangat unik dan jarang terjadi.  Tercatat sebanyak 35 kasus kejadian sejak tahun 1900. Berdasarkan data, kejadian ini lebih sering terjadi di perempuan dan belum diketahui kenapa?

Duplikasi kraniofasial pada bayi ini  adalah kasus langka yang disebut sebagai anomali terisolasi, tanpa sindrom atau gangguan kelainan yang terkait. Sehingga hal ini memungkinkan dokter untuk melakukan pembedahan untuk membuang mulut kecil ke dua ketika bayi berusia 6 bulan. Mereka membuang otot mulut kecil, tulang, selaput lendir mulut, jaringan kerongkongan kecil, 6 gigi yang belum tumbuh dan juga kelenjar ludah.

Efek pembengkakan sehabis operasi akan sembuh dengan sendiri seiring dengan waktu. Bayi terlihat tegang di area sebelah kanan mulut, diperkirakan karena efek samping ketegangan kehilangan mulut ke dua. Operasi yang sukses ini memungkinkan bayi tumbuh berkembang dengan normal.