Tumbuh kembang anak tentunya perlu menjadi pertimbangan utama bagi para orang tua. Proses pertumbuhan itu pun dimulai sejak si kecil lahir di dunia, memberikan arti perkembangan dari nol dan menyeluruh. Yang mana mencakup tiga kebutuhan dasar anak lebih dari sekedar genetik. Apa saja hal tersebut yang wajib diperhatikan oleh orang tua? 

Asih, Asuh, Asah

baca juga : Ibu Jangan Panik! Berikut 4 Tips Mengatasi Diare Pada Anak

Pada dasarnya, perkembangan si kecil tak hanya tentang fisik dan genetik. Disebutkan faktor genetik hanya memberi 20% pengaruh pada perkembangan anak. Sisanya adalah 80% dari lingkungan, yang mencakup kebutuhan dasar. Faktor lain itulah yang mampu membangun, mengembangkan, dan mempengaruhi tumbuh kembang si buah hati. Berikut infonya. 

1. Asih 

Asih berkaitan dengan rasa kasih sayang yang positif. Kebutuhan paling dasar ini sering disalah artikan dengan asumsi bahwa orang tua dapat memberikan apapun pada si kecil. Padahal, asih bersifat negatif tersebut dapat mengarah pada keterlambatan berkembang. Seperti contohnya menuruti si kecil tanpa adanya waktu belajar yang menyebabkan keterlambatan bicara. 

Karena itulah, asih menjadi salah satu tiga kebutuhan dasar anak yang berfokus pada kebutuhan emosional. Tujuannya adalah mampu menumbuhkan rasa aman atau emotional security dengan adanya faktor kontak psikis dan fisik dengan orang tua. Rasa kasih sayang ini mencakup pemberian perhatian, rasa dihargai, pujian, tanggung jawab, dan stimulasi emosional.  

2. Asuh

Asuh lebih mengarah pada kebutuhan dasar biomedis, yakni ketersediaan nutrisi atau support kesehatan dan nutrisi sejak si buah hati masih dalam kandungan dan sesudahnya. Kebutuhan asuh ini juga bisa diartikan kebutuhan fisik, yang mencakup kemampuan mengasuh si kecil untuk kebutuhan perawatan kesehatan, sandang, pangan, papan, gizi, dan lainnya. 

Seluruh kebutuhan yang harus dipenuhi selama masa pertumbuhan ini tak hanya terbatas pada hal umum saja. Kebutuhan khusus seperti ASI eksklusif, pemberian imunisasi, hingga kebutuhan asuh berupa lingkungan yang sehat dan mendukung perkembangan pun masuk dalam kategori ini. Karena itulah, Asuh bisa dikatakan menjadi bagian tiga kebutuhan dasar anak yang paling tampak.

Asuh-Asih-Asah-Tiga-Kebutuhan-Dasar-Anak-Untuk-Tumbuh-Berkembang-Secara-Optimal

3. Asah 

Asah menjadi salah satu kebutuhan yang dinilai unik dan tak tampak. Pada dasarnya, kebutuhan asah ini memiliki arti faktor dukungan orang tua untuk “mengasah” atau mengembangkan potensi tumbuh kembang buah hati secara maksimal. Dukungan ini mencakup banyak aspek perkembangan, mulai dari motorik, kognitif, komunikasi, dan lain sebagainya. 

Bisa juga disebut sebagai kebutuhan stimulasi mental dan perkembangan dini. Asah menjadi cikal bakal dan dasar akan proses pembelajaran, pelatihan, dan pendidikan yang diberikan oleh orang tua sejak dini dan sesuai kemampuan. Hal ini memiliki kaitan dengan teori golden year, yakni usia 4-5 tahun pertama yang mana si buah hati mampu belajar dengan cepat. 

Di umur itu, si kecil mulai tertarik dengan dunia. Belajar dan menerapkan banyak hal, yang harus ada di bawah monitor orang tua. Pasalnya di umur itu pula, si kecil mulai menumbuhkan kepribadian, etika, kemandirian, keterampilan, dan moral. Bahkan Asah juga menjadi bagian dari tiga kebutuhan dasar anak yang dapat diterapkan sejak 1000 hari kehidupannya demi stimulasi dan perkembangan optimal. 

Ketiga kebutuhan dasar yang dibutuhkan oleh anak dapat diberikan oleh orang tua. Yang mana menjelaskan bahwa perkembangan si kecil tak hanya sekedar fisik. Orang tua, keluarga, dan lingkungan menjadi pemasok perkembangan si kecil melalui kebutuhan tersebut. Dengan kemampuan memberikan tiga hal itulah, anak dapat berkembang secara optimal.