Mempunyai anak yang pemilih dalam hal makanan tentu saja menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua untuk bisa lebih memahami karakter dan selera makan anak anda. Akan tetapi, jika anda mengetahui cara mengatasi anak susah makan atau biasa disebut dengan Picky Eaters dengan menggunakan pendekatan yang baik, masalah anak anda bisa cepat teratasi dan anak bisa makan dengan senang.

Biasanya, anak yang terlalu pemilih dalam makan mepunyai beberapa gejala awal yang terlihat. Misalnya dengan anak yang selalu makan dengan makanan yang sama, dan tidak mau makan sama sekali. Atau bahkan anak anda selalu menjauh dari sendok yang disodorkan, atau memalingkan mukanya ketika disodori makanan. Dan sering juga ciri anak dengan gejala awal pemilih dalam makanan adalah dengan menutup mulutnya Ketika ditawari makanan, memuntahkan makanan, dan menjadi rewel ketika akan makan.

Sudah menjadi hal yang cukup normal bagi anak, bahkan kini terhitung sekitar 20% anak mengalami masalah susah makan. Akan tetapi anda jangan khawatir, karena bukan tidak mungkin hal ini bisa anda atasi dengan baik. Baca artikel ini hingga akhir karena detikbayi.id akan menjelaskan lebih lanjut cara mengatasi anak susah makan.

Untuk bisa mengatasi masalah anak yang susah makan memang sangat membutuhkan kesabaran dan ketelatenan dari orangtua. Anda bisa mencari tahu terlebih dahulu alasan mengapa anak anda menolak makan makanannya. Dan ketika anda sudah tahu alasannya, akan lebih mudah bagi anda untuk mengatasi masalah anak susah makan ini.

Ada beberapa jenis anak susah makan dan berikut ini adalah beberapa jenisnya, apakah anak anda termasuk ke dalam salah satu dari keempat kondisi anak susah makan berikut ini?

anak susah makan

  • Anak hanya mau makan dengan makanan tertentu (picky eater)

Jenis ini ditandai dengan anak yang terlalu menyukai makanan tertentu dan enggan untuk makan makanan yang lainnya. Kalau ini terus menerus terjadi, bukan tidak mungkin nantinya anak akan terus kekurangan nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Cobalah secara rutin memperkenalkan menu baru di setiap hari. Bahkan kalau diperlukan, ibu bisa menawarkan menu sampai 10 atau 15 kali di menu yang sama. Dan anda bisa menawarkan menu baru ini bersama dengan menu favorit anak anda.

  • Hanya mau makan makanan satu jenis saja

Kadangkala anak hanya mau makan makanan dalam satu jenis saja dalam berhari-hari dan kondisi ini biasanya membuat orangtua bingung. Bukan tanpa alasan, akan tetapi kondisi ini biasanya dikarenakan anak hanya mau makan makanan yang sudah dikenali dari tekstur dan juga rasanya saja.

Cobalah tawarkan makanan lainnya menggunakan beberapa trik. Ajak anak mengenal beberapa sayur dan buah. Kemudian anda bisa mengajak anak anda untuk makan sayur ataupun buah yang sudah dikenalkan.

  • Anak yang susah diajak makan

Bukan hanya anak susah makan, akan tetapi terkadang anak anda juga menolak untuk makan, apapun jenis makanannya. Anda bisa menawarkan anak untuk makan beberapa jam kemudian atau anda juga bisa menawarkan jenis makanan yang lainnya maupun menawarkan cemilan.

Selain cara yang sudah dijelaskan, ada beberapa cara menangani anak susah makan lainnya yang bisa anda lihat seperti di poin bawah ini :

  • Kreasikan tampilan makanan anak menjadi lebih menarik
  • Berikan anak anda makanan dalam porsi yang kecil tapi sering
  • Buatlah jadwal makan anak dengan teratur
  • Buat makanan dengan kreatif dan disesuaikan dengan kesukaan anak

Kalau anda menggunakan cara-cara ini, seiring dengan berjalannya waktu, masalah anak anda pasti akan kunjung membaik dan anak anda bisa menyukai makanan yang sehat dan bergizi tinggi tanpa banyak paksaan. Anda juga bisa memberi makanan yang bisa dipegang anak seperti pisang ataupun roti.

Selain itu, anda juga harus memastikan nutrisi anak anda yang tercukupi dengan membuat makanan dengan gizi yang seimbang. Anda bisa mulai untuk memberikan makanan berupa sayuran yang segar, buah buahan, susu yang rendah lemak seperti yogurt ataupun keju, daging tanpa lemak, ataupun sereal gandum dan juga roti.

Anda juga tidak disarankan untuk memaksa anak anda makan dengan cara memarahinya karena ditakutkan anak anda akan trauma. Sebagai penutup, anda juga bisa membuat catatan makanan dan juga minuman yang telah dikonsumsi anak selama seminggu terakhir dan anda bisa mengeceknya apakah asupan nutrisinya sudah sesuai dengan kebutuhan tubuhnya.

Tagged in: