Air tajin memiliki kandungan yang memberikan banyak manfaat untuk manusia, termasuk bayi. Meski begitu, perlu diketahui bagaimana pemberian air tajin untuk bayi yang tepat. Pada pembahasan ini, Moms akan mengetahui lebih jauh mengenai air tajin berikut dengan manfaat dan aturan konsumsinya.

Langsung saja simak uraiannya dibawah ini, ya!

Apa Itu Air Tajin?

Sebelum membahas air tajin untuk bayi, Moms perlu mengetahui apa air tajin itu sendiri. Air tajin adalah sari pati beras tersuspensi yang didapat ketika beras direndam dalam air atau dimasak. Moms bisa melihat air tajin muncul ketika beras yang dimasak mulai mendidih.

Kandungan Nutrisi Air Tajin

Air tajin mengandung berbagai nutrisi, seperti karbohidrat, vitamin B, vitamin E, asam amino, magnesium, serat, dan zat antioksidan. Inilah yang membuat banyak orang memanfaatkan air tajin untuk dalam kehidupan sehari-hari.

Moms bisa mendapatkan air tajin baik dari beras putih maupun beras merah. Namun air tajin dari beras merah dinilai memberikan nutrisi lebih karena kulit ari yang masih menempel. Sedangkan pada beras putih, lapisan terluarnya sudah banyak terkikis karena proses sosoh.

Manfaat Air Tajin untuk Bayi

air tajin untuk bayi

Berikut adalah manfaat air tajin. Ternyata sangat berguna loh, moms.

1. Air Tajin Sebagai Sumber Energi

Berbagai kandungan nutrisi dalam air tajin menjadikannya sebagai salah satu sumber energi. Terlebih dengan adanya kandungan karbohidrat yang cukup tinggi sehingga bisa diandalkan dalam mengelola energi.

Moms bisa memberikan air tajin untuk bayi sebagai campuran dalam program MPASI. Campuran air tajin ini dapat Moms berikan ketika buah hati sudah berada diatas usia 6 bulan.

2. Mengatasi Flu Perut Bayi

Moms pernah dengar gastroenteritis? Gastroenteritis dikenal juga dengan sebutan flu perut yang kerap menyerang anak dengan gejala diare dan muntah-muntah. Penggunaan air tajin untuk bayi bisa dimanfaatkan untuk mengatasi flu perut ini.

Air rebusan beras ini dinilai bisa mengatasi diare dan mencegah dehidrasi saat anak mengalami gastroenteritis. Namun sebaiknya Moms tidak mengandalkan air tajin saja. Moms dapat memberikan air ini disertai dengan makanan padat lain untuk memenuhi asupan cairan anak.

3. Merawat Kesehatan Kulit Bayi

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, air tajin mengandung zat antioksidan. Hal ini membuat air tajin memiliki peran yang cukup signifikan dalam merawat kesehatan kulit bayi. Pemberian air rebusan beras ini bisa melembabkan dan menghaluskan kulit buah hati Moms.

Air tajin juga dapat Moms manfaatkan untuk mengatasi masalah dermatitis bayi, seperti eksim. Namun karena kulit bayi masih sensitif, Moms perlu mengkonsultasikan dulu penggunaan air tajin ini kepada dokter, ya!

Hal yang Perlu Diperhatikan

Dibalik manfaatnya, ada beberapa hal yang perlu Moms perhatikan ya, antara lain sebagai berikut :

Air Tajin Bukan Pengganti ASI

Meskipun pemberian air tajin untuk bayi memiliki banyak manfaat, namun air ini tidak bisa dijadikan pengganti ASI secara total. Kandungan nutrisi dalam air tajin masih kurang untuk dapat memenuhi kebutuhan buah hati Moms.

Jika ingin memberikan air tajin pada bayi, pastikan Moms memberikan asupan dari sumber lain juga agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi. Seperti sayur dan buah-buahan yang bisa dikombinasikan dalam program MPASI.

Air Tajin vs. Susu Formula

Pemberian air tajin pada buah hati kerap dibandingkan dengan susu formula. Hal ini karena kandungan pada air tajin yang bukan hanya bernutrisi, namun juga mampu menjadi penetral zat berbahaya.

Namun dalam hal asupan gizi, susu formula dapat memberikan nutrisi yang lebih besar. Produksi susu formula sudah melalui proses yang teruji dan dirancang secara khusus untuk dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Air Tajin Bisa Memicu Alergi

Meskipun memberikan beragam manfaat, konsumsi air tajin juga bisa memicu reaksi alergi pada orang-orang tertentu. Biasanya reaksi yang ditimbulkan adalah dari sisi dermatitis, seperti ruam dan kulit melepuh. Namun ada juga yang reaksinya lebih besar seperti mual sampai asma.

Untuk menghindari hal tersebut, Moms bisa mengetes reaksi alergi dengan memberikan jumlah yang kecil. Moms juga dapat mengkonsultasikannya pada dokter terlebih dahulu.

Aturan Konsumsi Air Tajin Untuk Bayi

Hal mendasar dalam pemberian air tajin pada buah hati adalah usia bayi dan pemberian asupan lain. Pastikan Moms memberikan air tajin ketika buah hati sudah diatas 6 bulan ketika sistem pencernaannya lebih siap.

Untuk asupan lainnya, pastikan Moms menghindari pemberian susu kedelai dan air tajin secara bersamaan. Hal ini bisa memicu masalah pencernaan atau alergi pada bayi.

Cara Membuat Air Tajin

Hal pertama perlu diperhatikan dalam membuat air tajin untuk bayi adalah menggunakan beras yang bersih. Pastikan Moms telah mencuci beras sampai bersih dan merebusnya terlebih dahulu. Baru kemudian merebusnya untuk yang kedua kali.

Air rebusan kedua ini yang bisa diberikan kepada bayi. Jangan lupa untuk menyaring air tajin dengan benar agar seratnya tidak terbawa. Terutama jika Moms menggunakan beras merah yang kandungan seratnya lebih tinggi.

Itulah pembahasan tentang air tajin untuk bayi, mulai dari kandungan, manfaat, sampai aturan konsumsinya. Pastikan Moms memberikannya sesuai dengan aturan yang tepat. Semoga bermanfaat!