Setiap ibu hamil pastinya selalu menginginkan si janin dalam keadaan sehat serta memiliki perkembangan yang sangat baik. Namun, sebagai ibu hamil apakah Anda pernah bertanya-tanya bagaimanakah tanda janin sehat dalam kandungan?

Mengetahui kondisi janin memang sangat penting bagi ibu hamil. Karena juga akan mempengaruhi kondisinya. Jika janin sehat tentunya Anda tidak akan merasa khawatir lagi. Keinginan ibu hamil ini diiringi dengan banyaknya perubahan yang dialami selama masa kehamilan.

Hal inilah yang membuat sebagian ibu hamil merasa ragu normal atau tidaknya keluhan yang dialami. Umumnya ciri kehamilan yang sehat bisa diketahui lewat pemeriksaan kehamilan dari dokter. Namun, Anda juga bisa kenal tanda janin sehat tersebut secara subjektif dan tentunya hanya ibu hamil yang merasakannya.

Tanda Janin Sehat

tanda janin sehat

Namun, jika tidak segera diketahui maka sangat besar pengaruhnya pada kondisi ibu hamil karena bisa mengganggu aktivitas sehari-harinya. Meskipun kadang normal terjadi, pastinya Anda harus tetap waspada dengan perubahan yang dialami selama masa kehamilan. Berikut ini tanda janin sehat pada kandungan Anda.

  1. Mual dan muntah

Istilah ini lebih sering disebut dengan morning sickness. Namun, hal ini kunjung dirasakan saat trimester pertama saja. Tidak hanya di pagi hari saja, kadang mual muntah juga sering dirasakan siang dan malam hari.

Akan tetapi, ibu hamil tak perlu khawatir karena gejala ini biasanya akan mulai menghilang setelah masuk ke trimester kedua. Adapun mual muntah ini terjadi karena ibu hamil secara normal akan memproduksi hormon HCG.

  1. Berat badan bertambah

Biasanya ibu hamil akan mengalami kenaikan berat badan sebesar 11,5 hingga 16 kg selama masa kehamilannya. Maka bisa dihitung bahwa setiap trimester kenaikan terjadi sebanyak 1 hingga 2 kg saja atau setara dengan 500 g pada setiap minggunya.

Berat badan ibu hamil yang bertambah adalah pertanda janin tumbuh dengan normal dan sehat di dalam kandungan. Karena sekitar sepertiga dari kenaikan berat ini akan sangat berfungsi terhadap perkembangan janin seperti cairan ketuban dan plasenta.

Meskipun kenaikan berat badan hal biasa, namun Anda tetap harus memantau kenaikan dari berat badan ibu hamil ini. sehingga akan selalu ideal dan juga tidak beresiko untuk menderita obesitas selama masa kehamilan ini.

  1. Perut membesar

Pastinya jika usia janin bertambah, maka tubuh juga semakin membesar. Pembesaran perut ibu hamil ini akan sangat jelas terlihat ketika trimester ketiga. Adapun beberapa faktor yang bisa membuat perut membesar adalah ukuran tubuh bayi, volume air ketuban, dan plasenta yang berperan dalam menyalurkan makanan dari ibu hamil pada janinnya.

  1. Adanya gerakan janin

Meskipun pergerakan si calon bayi tidak terlihat dengan jelas. Namun pastinya ibu hamil bisa merasakan ada rasa menendang di dalam perut. Gerakan ini menandakan bahwa si bayi berada dalam kondisi yang sehat.

Kemudian hal ini juga pertanda bahwa jantung janin sehat. Meskipun sebenarnya gerakan ini sudah dialami oleh sang ibu hamil ketika minggu awal. Namun, karena ukurannya yang masih kecil sehingga belum bisa dirasakan oleh ibu hamil.

Adapun pergerakan si bayi ini akan sangat jelas terasa ketika sudah trimester kedua karena tubuhnya semakin membesar dan ruang dalam perut ibu hamil juga semakin sempit. Anda bisa rasakan ketika sedang tidur dengan miring kekiri atau dengan mengusap perut.

Anda juga bisa membautnya menjadi bergerak dan terbangung dengan sentuhan saja. Apabila ibu hamil tak kunjung merasakan pergerakan janin hingga usia kehamilan 24 minggu, sebaiknya segera menghubungi dokter.

  1. Sering buang air kecil

Saluran kemih si ibu hamil akan merasa ditekan karena usia kehamilan yang setiap hari kunjung membesar. Akibatnya ibu seringkali buang air kecil. Namun tenang saja, tidak perlu panik karena ini sifatnya sementara saja dan akan hilang beberapa minggu kemudian. Sebaiknya jangan menahan kencing saat kebelet agar menghindari resiko infeksi saluran kemih.

  1. Jumlah air ketuban normal

Anda bisa melakukan pemeriksaan USG ke dokter untuk mengetahui berapa jumlah air ketuban ini. adapun volume air ketuban normal selama usia kehamilan 34 minggu sebanyak 800 ml. Untuk usia kehamilan 12 minggu sebanyak 60 ml dan 16 minggu sebanyak 175 ml.

Apabila air ketubannya sedikit maka digolongkan sebagai oligohidramnion. Kemudian jika terlalu banyak maka disebut sebagai polihidramnion.

Itulah tanda janin sehat selama masa kehamilan. Maka dari itu, apabila Anda menemui adanya kelainan atau hal yang tidak wajar yang dirasakan selama masa kehamilan, segeralah konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan kandungan secara rutin sangat perlu dilakukan apalagi jika ini adalah masa kehamilan pertama Anda.