Musim hujan identik dengan berbagai macam penyakit, terlebih lagi pandemi Covid19 yang saat ini belum usai. Selain Covid varian Omicron yang genting untuk diwaspadai, gejala tipes pada anak tidak mungkin Moms abaikan.

Data dari WHO menyebutkan bahwa sekitar 11-20 juta orang di dunia terserang sakit tipes setiap tahunnya. Sedangkan di Indonesia sendiri, kira – kira 100.000 orang baik dewasa maupun anak – anak terjangkit tipes setiap tahunnya.

Sakit Tipes pada Anak

Perlu digarisbawahi bahwa anak – anak adalah kelompok yang rentan terserang sakit tipes. Hal ini dikarenakan sistem imun pada anak belum berkembang sempurna.

Sayangnya, anak-anak tidak selalu mampu memahami kondisi tubuhnya untuk diceritakan pada Moms. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua untuk memberikan pertolongan yang tepat ketika anak mulai rewel dan bergejala sakit.

Meki demikian, Moms tidak perlu khawatir. Moms hanya perlu memahami gejala yang nampak pada kondisi fisik anak.

Gejala Tipes pada Anak

Berikut ini beberapa gejala tipes pada anak untuk membantu Moms menjadi lebih waspada.

1. Demam

Gejala tipes pada anak yang pertama adalah demam yang tak kunjung reda hingga lebih dari 1 minggu. Ketika ada yang tidak beres pada tubuh, maka imun tubuh akan berusaha untuk menormalkan kondisi. Inilah yang menyebabkan tubuh anak menjadi demam.

Demam pada tipes umumnya diikuti oleh beberapa kondisi lain yang cukup mengganggu bagi anak. Moms dapat tanyakan pada anak apakah dia merasa sakit kepala, lemas, dan pegal-pegal atau linu.

Cek juga apakah ada lapisan berwarna putih yang muncul di lidah anak. Jika Moms mendapat gejala – gejala ini, maka ada kemungkinan anak mengalami gejala tipes.

2. Menurunnya Nafsu Makan

Gejala tipes pada anak selanjutnya adalah menurunnya nafsu makan. Karena anak merasakan serba tidak enak pada tubuhnya, maka umumnya anak menjadi kurang nafsu makan.

Selain itu, anak juga merasa mual bahkan muntah. Gejala-gejala ini dapat mengakibatkan anak menjadi dehidrasi dan penurunan berat badan.

Hal ini berbahaya bagi anak. Jika Moms mendapati anak mengalami hal ini, Moms sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

3. Gangguan Pencernaan

Selain demam dan masalah pada nafsu makan, gejala tipes pada anak berikutnya adalah gangguan pencernaan. Anak yang sakit tipes mungkin mengalami diare, atau justru sebaliknya mengalami susah buang air besar (BAB) atau sembelit. Oleh karena itu, Moms wajib mengamati frekuensi dan kondisi BAB anak.

4. Nyeri Tenggorokan dan Batuk Kering

Gejala tipes pada anak selanjutnya adalah nyeri tenggorokan dan batuk kering. Meskipun kondisi ini tidak selalu merujuk pada gejala tipes, namun jika muncul bersamaan dengan gejala-gejala yang telah disebutkan sebelumnya, maka sangat mungkin anak Moms menderita sakit tipes.

5. Pembengkakan pada Kelenjar Getah Bening

Salah satu jenis sakit tipes, yaitu tipes scrub, memiliki gejala yaitu terjadinya pembekakan pada kelenjar getah bening anak. Sayangnya gejala ini mungkin agak sulit diamati dari luar.

Komplikasi Akibat Sakit Tipes

gejala tipes pada anak

Jika gejala tipes pada anak mendapat penanganan yang segera, umumnya sakit tipes akan menghilang setelah 3 atau 4 minggu. Namun jika sakit tipes tidak mendapat penanganan yang segera dan tepat maka akan meningkatkan resiko yang fatal bagi anak.

Sakit tipes dapat menetap selama lebih dari 1 bulan dan dapat memicu berbagai komplikasi, antara lain:

  1. Luka pada saluran cerna hingga menyebabkan pendarahan pada lambung dan usus
  2. Anak dapat mengalami syok dan penurunan kesadaran atau koma
  3. Menjadi penyakit yang lebih serius, seperti bronchitis, sepsis, peritonitis, dan meningitis

Komplikasi yang disebabkan oleh penyakit tipes ini sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa anak. Oleh karena itu sebaiknya anak segera mendapat penanganan dokter ketika menunjukkan gejala.

Perawatan untuk Anak yang Sakit Tipes

Pada kondisi yang cukup parah, dokter akan merujuk anak untuk mendapat perawatan di rumah sakit. Namun, apabila dokter merujuk anak untuk rawat jalan di rumah, berikut ini beberapa petunjuk untuk Moms lakukan:

1. Pastikan Anak Mengkonsumsi Obat Dari Dokter Secara Rutin

Anak yang sakit memang menuntut perhatian ekstra, salah satunya mengenai jadwal konsumsi obat. Moms harus dapat memastikan anak mengkonsumsi obat yang diresepkan oleh dokter secara rutin.

2. Pastikan Anak Cukup Istirahat

Cukup istirahat akan membantu tubuh anak membangun sistem imun agar segera pulih. Jika perlu, Moms dapat menemaninya agar anak bisa terlelap dengan nyenyak.

3. Jaga Kecukupan Konsumsi Air Putih dan Makanan

Seperti telah disebutkan diatas bahwa gejala tipes pada anak berkaitan erat dengan pencernaan. Oleh karena itu, Moms wajib menjaga kecukupan konsumsi air putih dan makanan untuk menjaganya tetap ternutrisi.

Sebaiknya, konsultasikan dengan dokter untuk mendapat anjuran dan pantangan makan bagi anak. Semoga semua informasi ini bermanfaat bagi Moms dan keluarga!