Adapun ketika bayi Anda baru saja lahir ke dunia pastinya hal pertama yang akan didengar setiap orang yaitu suara tangisannya. Bayi juga cenderung akan mengalami masa adaptasi selama masa kelahirannya. Kemudiaan saat bersamaan daya tahan bayi sangatlah lemah sehingga banyak terjadi gangguan kesehatan pada bayi baru lahir.

Perawatan bayi yang baru lahir akan menjadi tantangan tersendiri bagi orangtua, apalagi jika Anda baru pertama kali menjadi orangtua. Perawatan bayi memang tidak bisa Anda lakukan dengan sembarangan sebab kehadirannya di dunia masih baru setelah sembilan bulan lamanya berada di dalam rahim ibu.

Gangguan kesehatan pada bayi baru lahir

gangguan kesehatan pada bayi

Sebab perawatan yang tidak sesuai prosedur bisa saja menyebabkan kesehatan si bayi menjadi terganggu. Berikut ini beberapa gangguan kesehatan pada bayi baru lahir yang sering terjadi.

1. Ikterus

Setelah masa melahirkan, maka bayi yang baru saja dilahirkan ke dunia akan melepaskan pigmen empedu dan menyebabkan kulit menjadi menguning. Icterus juga dikenal sebagai sakit kuning dan biasanya terjadi di hari ke 4 sampai 5 setelah kelahirannya. Kemudian akan berakhir lagi pada hari ke 9 sampai 10.

Khusus bayi premature, maka kondisi seperti ini akan terjadi lebih lama. Icterus yang terjadi pada bayi baru lahir ini termasuk kondisi yang masih normal. Sehingga tidak akan menimbulkan gangguan terhadap tumbuh kembangnya anak Anda.

2. Penurunan berat badan

Tentu saja usai ibu hamil melahirkan berat badannya akan cenderung menjadi lebih ringan karena bayi dalam kandungan telah berhasil dilahirkan. Namun, tidak menutup kemungkinan ternyata pada bayi juga terjadi penurunan berat badan terhitung mulai 3 hingga 4 hari usai kelahiran.

Adapun penyebabnya yaitu terjadinya perubahan lingkungan pada si bayi. Biasanya setelah bayi menjalani perawatan yang insentif serta menyusu selama 2 minggu, maka bayi akan memperoleh berat badan yang normal kembali dan tentunya bertambah dari hari ke hari asalkan Anda memenuhi kebutuhan nutrisinya.

3. Bersin dan hidung tersumbat

Adapun terjadinya bersin serta hidung tersumbat karena adanya iritasi pada bagian hidung. Misalkan saja bayi menghirup asap rokok ataupun debu dengan tidak sengaja. Maka dari itu, bayi harus segera dijauhkan dari kipas angin karena merupakan alat yang memiliki tumpukan debu.

Sementara iritasi juga bisa Anda hindari dengan cara menjauhkan anak dari berbagai bulu hewan sehingga hidung bayi pun tidak tersumbat. Kemudian Anda juga bisa gunakan humidifier di dalam ruangan dan semprotan hidung untuk mencegah iritasinya.

4. Cegukan

Sebelumnya pastinya Anda mengira bahwa cegukan hanya terjadi pada orang dewasa saja, namun ternyata bayi juga dapat mengalami cegukan pada usianya yang masih dini. Cegukan sendiri terjadi karena adanya kontraksi diafragma.

Kontraksi otot ini akan mengisap udara ke dalam paru-paru. Sehingga udara pun masuk dengan cepat dan katup epiglottis juga menutup dengan cepat. Penutupan jaringan tenggorokan secara mendadak ini yang akan menjadi pemicu awal terjadinya cegukan pada bayi Anda.

Cegukan memang sangat mengganggu sekali baik itu bagi orang dewasa ataupun bayi. Biasanya cegukan akan terjadi pada bayi yang usianya masih baru maupun sudah beranjak dewasa. Namun tenang saja ada banyak cara agar Anda bisa mengatasi rasa cegukan pada anak.

Akan tetapi, Anda harus menghindari untuk melakukan hal-hal ekstrem pada bayi yang baru lahir seperti dilakukan pada orang dewasa. Cegukan pada bayi sendiri bisa menghilang dengan alami tanpa perlu Anda khawatirkan.

Apabila cegukan bayi ini berlangsung lebih lama dan bahkan bisa 5 hingga 10 menit. Maka ibu bisa memompa ASI ke sendok lalu menyuapinya atau bisa juga dengan air putih.

5. Infeksi pernapasan

Infeksi pernapasan ini disebabkan karena virus dan bakteri. Kejadian ini sudah sangat umum terjadi pada bayi. Infeksi biasanya hanya berlangsung selama 1 sampai 2 minggu saja dengan gejala demam, hidung meler, dan bayi tidak mau menyusu.

Namun untuk gejala yang lebih serius maka bayi memerlukan perawatan dokter. Oleh sebab itulah, pemeriksaan bayi pada dokter juga perlu dilakukan secara rutin untuk mengetahui kondisi kesehatan anak.

Bayi yang baru saja lahir akan cenderung bernapas lewat paru-paru dengan gaya pernapasan perut yang tentunya berbeda dengan orang dewasa. Namun sesekali juga menyebabkan pusat pernapasan menjadi tidak responsif.

Terjadinya gangguan kesehatan pada bayi baru lahir memang membuat orangtua menjadi sangat khawatir sekali. Apalagi didukung dengan adanya penurunan berat badan yang sangat drastis sekali

Itulah beberapa gangguan kesehatan pada bayi baru lahir. Tentunya tidak hanya beberapa gangguan di atas saja yang akan dialami bayi. Namun, biasanya kondisi seperti inilah yang paling sering dialami oleh bayi.