Sudahkah Anda mengetahui bagaimana cara merawat bayi baru lahir? Jika belum, bacalah artikel ini sampai tuntas karena detikbayi.id akan mengulasnya secara lengkap.

Masih banyak orang tua di luar sana yang mungkin belum mengetahui bagaimana merawat bayi baru lahir secara benar. Terlebih lagi untuk orang tua yang baru pertama kali memiliki bayi, sehingga masih sangat awam terhadap pengetahuan mengenai bagaimana cara merawat bayi baru lahir. Penting sekali untuk para Ibu mencari informasi tambahan dari sumber terpercaya agar tidak salah dalam melakukannya.

Pentingnya Merawat Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir memerlukan perawatan khusus yang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan bayi baru lahir sangat rentan terhadap paparan virus dan bakteri selama proses persalinan berlangsung sampai saat bayi telah dilahirkan.

Kondisi bayi baru lahir sangat sensitif terhadap perubahan keadaan dari dalam rahim ke dunia luar. Jika tidak diperhatikan, kesalahan dalam merawat bayi baru lahir akan meningkatkan resiko bayi terkena masalah kesehatan sampai dengan kematian.

Kurangnya pengetahuan orang tua terutama ibu dalam merawat bayi baru lahir disebabkan oleh pendidikan dan ekonomi yang rendah. Masih banyak ditemukan di daerah pedesaan yang merawat bayi baru lahir dengan cara tradisional dan tidak memperhatikan standar kesehatan yang berlaku.

Bagaimana Cara Merawat Bayi Baru Lahir?

  1. Merawat Tali Pusar

Perlu diketahui bahwa merawat tali pusar bayi baru lahir tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Hal ini karena tali pusar pada bayi baru lahir sangat rentan terkena infeksi.

Umumnya, tali pusar akan putus dengan sendirinya pada usia 1-2 minggu setelah kelahiran. Jadi Ibu tidak perlu memberikan tambahan ramuan tradisional apapun untuk memutuskannya.

Ibu juga harus waspada terhadap terjadinya infeksi. Bersihkan tali pusar menggunakan air matang, biarkan tali pusar tetap terbuka. Namun jika tali pusar belum putus dan terkena air saat memandikan, keringkan dengan cotton buds, tissue atau kain kassa.

  1. Memandikan Bayi Baru Lahir

merawat bayi baru lahir 1

Sebelum tali pusar bayi putus, Ibu cukup membasuh bayi dengan washlap. Gunakan air matang, perhatikan cara memegang bayi yang benar. Letakkan bayi pada permukaan datar, pegang leher dan punggung bayi dengan satu tangan. Usap bagian tubuh bayi seperti bagian leher, belakang telinga, area popok, punggung, dan kaki. Keringkan bagian tubuh tersebut dengan mengangkat bayi menggunakan kedua tangan dan bungkus bayi menggunakan handuk yang lembut.

Jika tali pusar bayi sudah putus, Ibu bisa menggunakan sabun khusus untuk bayi baru lahir. Posisikan bayi setengah duduk pada bak yang telah diisi dengan air 37°C. mulailah dengan membasuh wajah bayi dengan washlap yang telah dibasahi. Perhatikan dalam membasuh di area mata.

Selanjutnya, tuangkan sabun pada washlap, usap perlahan pada seluruh permukaan tubuh bayi. Siram bagian tubuh bayi dengan air hangat secara perlahan, pastikan tidak ada sisa busa yang tertinggal. Angkat bayi menggunakan kedua tangan, bungkus dengan handuk bersih.

  1. Mengganti Popok Bayi

Siapkan popok yang akan digunakan, pastikan tangan telah bersih. Letakkan bayi pada permukaan datar yang telah dilapisi alas bersih. Buka popok dan tarik perlahan popok yang kotor.

Bersihkan kulit bayi dari arah depan ke belakang dengan washlap yang telah dibasahi air. Ibu harus memperhatikan dengan baik kebersihan kulit dan alat vital bayi agar tidak terjadi infeksi saluran kemih.

Setelah dipastikan bayi telah bersih dari kotoran. Langkah selanjutnya adalah memasangkan popok baru. Sisipkan bagian belakang popok di bagian bokong bayi, geser ke area pinggang. Jangan terlalu kencang dalam merekatkan popok. Untuk bayi yang tali pusarnya belum putus, maka jangan sampai mengenai area pusar.

Ibu dianjurkan untuk mengganti popok setidaknya setiap 3-4 jam dalam sehari. Hal ini untuk menghindari terjadinya ruam pada bayi karena urin bayi yang terlalu lama menempel pada popok. Pilihlah merk popok yang tepat dan aman untuk kulit bayi.

  1. Menjemur Bayi

Sinar matahari pagi sangat penting untuk tumbuh kembang bayi. Bayi berusia beberapa hari harus mendapatkan sinar matahari yang cukup, sehingga usahakan untuk selalu menjemur bayi di pagi hari. Sebelum mandi, jemur bayi pada jam 07.00-08.00 selama 15-30 menit. Buka pakaian bayi kecuali popok, hindari mata bayi dengan sinar matahari langsung.

  1. Mengunting Kuku Bayi

Kuku bayi harus digunting ketika sudah mulai panjang. Tidak ada larangan secara medis mengenai larangan untuk menggunting kuku bayi yang baru lahir. Namun dalam menggunting kuku bayi harus dengan cara yang benar.

Jangan menggunting kuku bayi terlalu pendek, karena akan melukai kulit pada jari. Sisakan sedikit kuku bayi, lalu kikir bagian ujungnya.

Itu dia 5 cara merawat bayi baru lahir yang wajib untuk diketahui oleh semua orang tua. Temukan informasi menarik lainnya dari kami Detikbayi.id.